TOPIK TERPOPULER

Lonjakan Arus Balik Pelabuhan Parepare Diperkirakan Hingga H12

Darwiaty Dalle
Lonjakan Arus Balik Pelabuhan Parepare Diperkirakan Hingga H12
Penumpang arus balik mulai memadati Pelabuhan Parepare. Foto: Darwiaty Dalle/SINDOnews

PAREPARE - H+5 arus balik pasca lebaran Idulfitri 1439 H di Pelabuhan Ajatappateng Kota Parepare, Rabu (20/6/2018), kepadatan arus penumpang mulai terlihat.

Pelabuhan laut yang melayani jasa pelayaran antar pulau tersebut, Rabu (20/6/2018) dipadati penumpang yang akan kembali ke sejumlah daerah yang ada di pulau Kalimantan.

Humas Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Ajatappareng Parepare Eko Prayetno menjelaskan, setidaknya empat kapal yang akan berlayar melalui pelabuhan Ajatappareng, diantaranya Prince Soya, Queen Soya, Cathalya Ekpress dan Darma Ferry 3.



"Prince Soya tujuan Samarinda, Queen Soya tujuan Nunukan, Darma Ferry 3 tujuan Batu Licin dan Cathalya Ekpress tujuan Nunukan," paparnya.

Tercatat, kata dia, sebanyak 12 armada melayani rute Parepare ke sejumlah daerah di Pulau Kalimantan dan luar Kalimantan.

Adapun kapal yang berlayar dari Parepare diantaranya KM Lambelu dan Bukit Siguntang (Pelni), KM Adithya, KM Thalia, KM Queen Soya dan Prince Soya dan KM Kirana. "Jumlah penumpang yang menumpangi empat kapal tersebut sekitar empat ribuan. Diperkirakan penumpang akan mengalami peningkatan hingga H+12 nanti," jelas Eko.

Berdasarkan data KSOP, kata dia, penumpang yang ikut berlajar menggunakan jasa pelayaran tahun ini melalui pelabuhan Ajatappareng, sebanyak 8.525 jiwa. Angkanya lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang menembus 10.175 jiwa. Penurunan sekitar 19,35% persen atau 1.650 jiwa. Sementara untuk jumlah penumpang tiba, kata Eko lagi, tahun mengalami peningkatan dari 27.138 jiwa ditahun sebelumnya, naik menjadi 31.855 jiwa tahun ini. "Kenaikannya 14,81%," ujarnya.

Sementara GM PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Parepare Yusida, mengatakan, pihaknya telah mengambil tindakan untuk mengantisipasi jika terjadi pelonjakan penumpang di Pelabuhan Ajatappareng Parepare.

"Kita siapkan tenda di depan dan di belakang terminal jika sewaktu-waktu penumpang membludak," ujarnya.



(agn)