alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hasil Tes DNA 3 Bocah Korban Penyekapan Segera Diketahui

Mustafa Layong

MAKASSAR - Hasil tes DNA tiga bocah yang disekap dalam ruko di Jl Mirah Seruni, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, akan diketahui pada pekan ini.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar (Kasat Reskrim Polrestabes) Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan dari Oma, orangtua kandung pelaku, Meilania Detaly Dasilva alias Memey.

Namun keterangan perempuan yang baru tiba dari Papua sepekan lalu itu juga tidak didasari bukti dokumen.



"Ibu tersangka juga sudah diambil keterangannya, namum pada intinya pihak keluarga juga tidak mengetahui proses persalinan yang dilakukan (Memey), dan juga tidak dapat menunjukkan dokumen bukti mendukung itu," jelasnya, Selasa (25/9/2018).

Dengan keterangan yang kabur itu, polisi bersikeras menunggu hasil uji DNA ketiga korban dan orang-orang yang mengaku orang tua mereka.

"Masih menunggu labfor untuk hasilnya, estimasi minggu ini sudah keluar. Kami akan menyimpulkan nanti jika sudah ada hasil DNA," pungkas Wirdhanto.

Sementara ibu Memey, Oma terlihat kembali mendatangi kantot P2TP2A Kota Makassar, Jalan Anggrek, Selasa (25/9). Ia datang untuk melihat kondisi dua cucunya, Ow dan Us.

Saat ditemui, Ow mengaku tiba di Makassar setelah membaca sejumlah media massa yang menyebut putrinya terlibat kasus kekerasan terhadap anak. Oma mengaku tak pernah tahu kedua cucunya dan seorang bocah lainnya, Df alias D, 2,5, kerap menjadi korban kekasaran Memey.

"Kami tidak tahu sama sekali jika Mey (Memey) sering lakukan itu. Kami baru tahu dari berita," jelas Oma bersama seorang perempuan lainnya.

Perempuan tua itu mengaku bahwa Ow dan Us merupakan anak kandung Memey. Ow awalnya ia rawat di Papua hingga berumur 7 tahun. Meski demikian, saat ditanya identitas suami Memey, Ia hanya menggelengkan kepala.



(kem)