alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Masyarakat Inisiasi Perayaan Setahun Kemenangan Kolom Kosong

Luqman Zainuddin

MAKASSAR - Kemenangan kolom kosong pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 menjadi peristiwa fenomenal selama sejarah Indonesia melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah secara langsung.

Tak terasa, peristiwa kemenangan kolom kosong sudah hampir setahun. Masyarakat Makassar peduli demokrasi pun saat ini tengah menginisisasi perayaan kemenangan kolom kosong.

Peringatan itu direncanakan bakal berlangsung pada pertengahan Juli mendatang. Rencana kelompok masyarakat itu diungkapkan oleh Moh Ramdhan "Danny" Pomanto di kediamannya, Jalan Amirullah, Makassar, Jumat (21/06/2019).



Menurut Wali Kota Makassar periode 2014-2019 ini, ada beberapa perwakilan kelompok masyarakat yang datang menemuinya menyampaikan rencana peringatan tersebut.

"Ada kelompok masyarakat yang sampaikan mau membuat suatu kegiatan yang mengenang satu tahun kemenangan kotak kosong di Makassar. Karena ini sejarah dan terjadi pertama kali di Indonesia, bahkan di dunia," ungkapnya.

Danny Pomanto membeberkan, bahwa rencana tersebut akan dilaksanakan secara serentak di beberapa lorong di Kota Makassar.
Dia pun nantinya hanya pada status tamu undangan saja. Dan tak terlalu mencampuri konsep kegiatan perayaan kemenangan kolom kosong.

"Saya hanya diundang untuk menghadiri kegiatan mengenang kemenangan setahun kolom kosong. Saya akan usahakan untuk hadir," tuturnya.

Sebagai informasi, pada Pilwalkot Makassar 2018 lalu, Danny Pomanto saat itu maju mencalonkan bersama Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi). Akan tetapi dalam perjalannya sebuah peristiwa terjadi, DIAmi pun terdiskualifikasi.

Gugurnya DIAmi saat itu membuat pasangan calon Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) maju melenggang sebagai kontestasi tunggal. Akan tetapi, sesuai aturan, Appi-Cicu harus melawan kolom kosong.

Sayangnya, hasil Pilwalkot Makassar 2018 dimenangkan kolom kosong. Ambisi Appi-Cicu sirna. Atas kondisi tersebut, membuat Makassar hanya dipimpin penjabat wali kota sementara hingga Pilwalkot 2020 nanti.

Lebih lanjut, Danny Pomanto menegaskan, jika perayaan kemenangan kolom kosong tidak ada sangkut pautnya dengan Pilkada 2020 mendatang. Sekali pun dirinya tetap didorong untuk maju bertarung oleh kelompok masyarakat yang sudah membentuk tim dukungan.

(Baca juga: Masyarakat Mulai Bentuk Tim Dukung Danny Pomanto di Pilkada 2020)



(bds)