alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tiba di Makassar, 29 Siswa SMA Papua Belajar Budaya Selama 7 Hari

Najmi Limonu

MAKASSAR - PT Semen Indonesia bersama perwakilan BUMN lainnya menerima secara simbolis 29 siswa SMA/SMK, guru teladan 2 orang dan satu orang utusan Dinas Pendidikan asal Papua yang menjadi peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) BUMN 2019, saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin. Program ini merupakan salah satu bagian dari 'BUMN Hadir untuk Negeri'.

Dihari yang sama, Panitia pelaksana SMN BUMN juga telah melepas 30 siswa SMK-SMA dan dua guru teladan serta satu orang Dinas Pendidikan menuju Papua untuk program yang sama.

Kedatangan siswa asal Papua ini disambut dengan tarian khas Sulsel. Rencananya, mereka akan berada di Sulsel selama tujuh hari, dan akan belajar mengenai banyak hal terkait Sulawesi selatan, salah satunya adalah kultur budaya.



salah seorang Koordinator penerima SMN BUMN, Fachrudin menjelaskan, pelajar asal Papua ini nantinya juga akan diajak berkeliling untuk lebih mengenal program BUMN yang ada di Sulsel, dan akan berkunjung ke beberapa sekolah yang ada.

"Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) ditujukan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada siswa SMA/SMK/SLB. Keragaman kekayaan nusantara dan potensi daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung antara siswa dengan komponen Pemerintahan dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi," jelasnya.

Fachrudin mengatakan, untuk menjadi salah satu dari peserta SMN BUMN, maka dilakukan penjaringan, yang dilakukan sejak bulan mei lalu. Penjaringan ini dikhususkan bagi kelas dua.

"Berdasarkan TOR dari kementrian BUMN, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah siswa harus berprestasi. Tahapan seleksi ini juga harus dilalui, yakni, seleksi berkas, administrasi tes tertulis, tes wawancara. Ini tahapan-tahapan yang harus mereka lalui. Dan mereka semua dijaring dari sekolah yang ada di Papua," tambahnya.

Sementara itu Kepala Unit CSR PT Semen Tonasa Ilyas HM mengatakan, program ini merupakan wujud komitmen Kementerian BUMN dan BUMN untuk respon adanya pasang surut gelombang perubahan dunia yang menjadi tantangan bangsa ke depan. Untuk terus memajukan peradaban bangsa, namun sekaligus tetap melestarikan kekayaan alam maupun keragaman yang dimiliki. Tujuan Program SMN dan BUMN Mengajar adalah untuk menanamkan rasa bangga sebagai bangsa yang memiliki keragaman kekayaan Nusantara, melalui proses pertukaran informasi dan kebudayaan.

Sekedar diketahui program SMN BUMN ini kali ini merupakan program kelima yang dilaksanakan Kementrian BUMN, yang pelaksanaannya selalu dilakukan di bulan kemerdekaan Indonesia.



(sss)