TOPIK TERPOPULER

Dinas PUPR Bulukumba Warning Kontraktor Tak Kerja Asal-asalan

Eky Hendrawan
Dinas PUPR Bulukumba Warning Kontraktor Tak Kerja Asal-asalan
Kepala Dinas PUPR, Rudy Ramlan (topi biru) meninjau langsung pengerjaan jalan poros Batu Lohe-Jojjolo, Jumat, (10/01/2020). Foto: Sindonews/Eky Hendrawan

BULUKUMBA - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bulukumba memberikan warning dan meminta agar para kontraktor tidak bekerja asal-asalan dalam mengerjakan proyek pembangunan. Dimana beberapa pekerjaan saat ini telah masuk dalam tahap pemeliharaan.

Kepala Dinas PUPR Bulukumba, Rudy Ramlan berharap, agar pekerjaan tahun anggaran 2019 dan memiliki masa pemeliharaan di tahun 2020 untuk melakukan pembenahan sebelum pekerjaan tersebut diserahkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba.

“Kami minta agar para kontraktor mengerjakan seluruh pekerjaan sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. Apalagi saat ini telah masuk ke tahap pemeliharaan,” katanya, Jumat, (10/01/2020).



Rudy yang baru saja dilantik pekan lalu tersebut mengaku akan melakukan pengecekan secara langsung di lapangan, untuk memastikan seluruh pekerjaan dikerjakan para kontraktor sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

”Kita akan cek langsung semua lokasi pekerjaan dan jika masih ada ditemukan sesuatu yang tidak sesuai. Kita akan minta dibenahi sepanjang masih ada waktu perbaikan,” ungkapnya.

Menurut Rudy, saat ini pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. Jika ditemukan adanya pekerjaan yang dianggap tidak sesuai, maka pihaknya tidaksegan-segan memasukan perusahaan tersebut ke dalam daftar blacklist.

“Kami tidak ingin ada kontraktor yang bekerja asal-asalan, maka dari itu saya turunkan tim untuk melakukan pengecekan. Jika ada yang salah, maka akan kita masukan dalam daftar blacklist,” tegasnya.



(agn)