TOPIK TERPOPULER

AFC Cup: PSM Makassar Kantongi Kekuatan Lalenok United

Muhaimin Sunusi
AFC Cup: PSM Makassar Kantongi Kekuatan Lalenok United
Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak menggenjot latihan Rasyid Bakri dkk menjelang babak penyisihan AFC Cup menghadapi Lalenok United. Foto/SINDOnews/Muchtamir Zaide

MAKASSAR - PSM Makassar terus mematangkan persiapan menjelang babak kualifikasi AFC Cup 2020. Klub berjuluk Juku Eja akan bersua dengan tim asal Timor Leste, Lalenok United.

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak, mengaku telah mengantongi kekuatan calon lawan. Pihaknya sudah mempelajari gambaran permainan Lalenok United, sekali pun dari rekaman pertandingannya.



"Saya sudah memiliki sedikit gambaran, meski belum seutuhnya. Saya hanya tahu mereka menjuarai Liga Timor Leste. Dan mereka punya permainan sangat cepat," kata Bojan di Makassar.

Dari hasil pengamatannya, juara liga Timor Leste itu tak berbahaya di duel bola udara, namun unggul dalam duel satu lawan satu pada situasi bola bawah.

"Dibandingkan kami, mereka tidak memiliki postur yang tinggi. Tapi memiliki kecepatan, sehingga berbahaya dalam situasi satu lawan satu. Kami harus memaksimalkan kekuatan yang dimiliki. Dan juga harus fokus menjaga kedisplinan sepanjang laga," ujarnya.



Juru taktik asal Kroasia ini mengaku telah mengantongi beberapa pemain Lalenok United yang pantas diwaspadai. Namun, Bojan enggan menyebutkannya sebagai bahan untuk strategi.

"Saya lebih suka membahas lawan secara keseluruhan, bukan secara individu. Mereka klub berkualitas, berstatus juara liga Timor Leste, sehingga kami harus menghormatinya," ungkapnya.

Belum lagi, lanjut Bojan, Lelenok United ditukangi oleh pelatih asal Indonesia, Jantje Metmey. Bojan khawatir karena berasal dari Tanah Air, maka tentunya sudah paham dengan permainan Juku Eja.

"Mereka memiliki pelatih dari Indonesia yang mungkin saja sangat memahami PSM, sehingga akan menjadikannya sebagai sumber informasi," paparnya.

Meski begitu, pelatih berusia 48 tahun ini mengklaim timnya masih di atas Lalenok United. Namun, dia tetap memberikan kewaspadaan ke tim tersebut karena berhasil memborong tiga gelar sekaligus musim lalu.

Selain menjadi juara di liga Timor Leste, klub yang berdiri sejak 2016 ini juga memenangi Piala Timor Leste, serta menjadi yang terbaik di Piala Super Timor Leste.

"Kami juga harus realistis, sekalipun saya yakin lebih unggul dibandingkan mereka. Tapi menjadi masalah karena kami baru saja pulang dari masa liburan, sehingga tak punya waktu persiapan yang banyak," tandasnya.



(tyk)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!