alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cegah Covid-19, Pengawasan di Seluruh Pintu Masuk Sulsel Diperketat

Tri Yari Kurniawan

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bersama pemerintah kabupaten/kota sepakat memperketat pengawasan seluruh pintu masuk, baik jalur darat, jalur laut dan jalur udara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona alias covid-19 di Sulsel.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menyampaikan kesepakatan memperketat pengawasan pintu masuk di seluruh wilayah diputuskan pada rapat koordinasi Forkopimda pada Kamis (26/3/2020) lalu. Seluruh wali kota dan bupati se-Sulsel siap mengawasi jalur masuk ke wilayahnya guna menekan angka penularan corona.

"Kita setuju untuk memperketat lagi upaya pengawasan terhadap jalur-jalur masuk ke wilayah Sulawesi Selatan, baik melalui udara dan laut (bandara dan pelabuhan di Makassar, Pare-Pare, Bone, Siwa, dll) serta lewat darat (jalur Sulbar, Sulteng, dan Sultra)," kata Gubernur Nurdin, dalam keterangan persnya, Sabtu (28/3/2020).



Kasus positif covid-19 di Sulsel per Jumat (27/3/2020) kemarin diketahui mencapai 29. Sulsel menjadi provinsi keenam terbanyak kasus corona. Meski demikian, lonjakan kasus itu bukan berarti negatif. Hal itu terjadi karena Sulsel kini memiliki tiga laboratorium yang bisa melakukan uji covid-19.

Berkat itu pula, Gubernur Nurdin menyampaikan pihaknya bisa melakukan pemetaan sebaran kasus corona. Data itu bisa menjadi petunjuk untuk langkah penanganan. Gambaran kasus covid-19 di Sulsel sendiri diketahui mayoritas karena imported transmission.

Kata Gubernur Nurdin, banyak warga Sulsel terinfeksi corona karena perpindahan virus dari luar wilayah. Misalnya orang yang dari umrah (Arab Saudi) dan ada pula yang dari bepergian ke daerah yang terpapar covid-19. Hanya sebagian kecil yang terpapar corona akibat local transmission alias perpindahan virus antar-manusia di wilayah Sulsel.

Menghadapi covid-19, Gubernur Nurdin melanjutkan pihaknya sudah menyiapkan berbagai upaya. Khusus untuk penanganan, pihaknya kini menyiapkan ruang isolasi bintang lima di RSUD Sayang Rakyat. Lalu, dokter dan paramedis akan disiapkan hotel sebagai tempat tinggal dan sterilisasi.



(tyk)