TOPIK TERPOPULER

Tekan Kenaikan Harga Bahan Pangan, Disdag Makassar Siapkan Sejumlah Opsi

Ashari Prawira Negara
Tekan Kenaikan Harga Bahan Pangan, Disdag Makassar Siapkan Sejumlah Opsi
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga sejumlah bahan pokok di tengah mewabahnya virus corona, covid-19. Foto : SINDOnews/Doc

MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga sejumlah bahan pokok di tengah mewabahnya virus corona, covid-19.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, mengaku pihaknya cukup resah melihat harga gula pasir dan jahe di sejumlah pasar yang sulit terkontrol.



Sehingga perlu segera melakukan operasi pasar sedini mungkin, mengingat bulan suci Ramadan juga segera menjelang. "Harga-harga itu setiap tahunnya pasti ada kenaikan kalau menghadapi hari-hari besar keagamaan. Namun, kenaikan itu jangan sampai tidak terkendali," tukasya.

"Kami turun menjual dengan harga yang lebih murah. Pasar tradisional, coba kita menyentuh kantong-kantong masyarakat yang kurang mampu," tambahnya.

Selain melakukan operasi pasar, upaya lain dijejaki pihaknya dengan meneken kerjasama antar SKPD seperti Dinas Ketahan Pangan Kota Makassar.



"Kami bersinergi antar SKPD, yakni Dinas Ketahanan Pngan itu tentang ketersediaan Stok. Kita upayakan bagaimana stok itu tersedia sehingga kenaikan harga itu bisa kita kendalikan," ucapnya.

Terpisah Direktur Operasional PD Pasar Makassar Raya Saharuddin Ridwan mengungkap sejumlah bahan pokok yang juga merangkak naik, diantaranya adalah telur ayam dan minyak goreng. "Ini sebetulnya yang paling meningkat harga ini sebetulnya telur, mungkin karena distribusinya yah yang susah," katanya.

Harga telur biasanya hanya dibanderol seharga Rp43.000 dan paling mahal Rp45.000 kini naik hingga harga Rp48.000 hingga Rp50.000. Sementara harga minyak goreng yang sebelumnya Rp9000 per liter sekarang naik menjadi kisaran Rp11.000.



(sss)

Berita Terkait
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!