alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

74 Calon Komisioner KPU Kabupaten/Kota Diuji Maraton

Luqman Zainuddin
74 Calon Komisioner KPU Kabupaten/Kota Diuji Maraton
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Sebanyak 74 calon komisioner pada 11 KPU kabupaten/kota mulai menjalani seleksi tahap terakhir berupa uji kelayakan dan kepatutan, Kamis (21/6/2018). Seleksi ini dilakukan secara maraton selama 2 hari di Grand Clarion Hotel hingga Jumat (22/6/2018).

Para calon komisioner ini diuji oleh tim seleksi (Timsel) yang terdiri dari 6 komisioker KPU Sulsel. Para Timsel tersebut yakni Syarifuddin Jurdi (Divisi Perencanaan dan Logistik), Uslimin (Divisi Hubungan Masyarakat), Upi Hastati (Divisi Pengawasan), Fatmawati Rahim (Divisi Teknis), Asram Jaya (Divisi Umum), serta Faisal Amir (Divisi Sosialisasi).

Para Timsel mengguakan 3 ruangan berbeda dalam melakukan uji kelayakan dan kepatutan. Masing-masing ruangan diisi 2 orang Timsel, dengan konsep panel. Meski seleksi dilakukan oleh komisioner KPU Sulsel, tapi seleksi tersebut dipantau langsung oleh komisioner KPU RI Evi Novida Ginting.

"Tesnya kami lakukan dua hari, dibuat tiga panel. KPU RI mendelegasikan tes kepada KPU Sulsel, tapi nanti keputusan tetap akan mereka yang ambil. Kami hanya membuat scooring berdasarkan tes hari ini," terang Syarifuddin Jurdi saat ditemui KORAN SINDO di sela-sela seleksi, Kamis (21/6/2018).

"Mereka yang membuat semacam standar penilaian. Ada indikator-indikatornya, seperti integritas, independensi, pengetahuan tentang kepemiluan, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. Scoringnya akumulatif dari awal," sambung Syarifuddin Jurdi.

Tak hanya scoring dari hasil wawancara Timsel, KPU RI juga akan menonton kembali video yang direkam selama proses uji kepatutan dan kelayakan untuk menentukan siapa komisioner yang akan lolos nantinya. Meski begitu, Syarifuddin menyebut bahwa para petahana punya peluang besar.

"Karena kan pertimbangannya komisioner ini akan menjabat sehari sebelum pencoblosan. Jadi itu (pengalaman) tetap jadi catatan bagi mereka, siapa yang akan ditunjuk, kecuali daerah yang sama sekali tidak ada petahana, maka kita akan melakukan supervisi khusus," kata dia.

Dosen UIN Alauddin Makassae ini melanjutkan, bahwa para calon komisioner ini diuji dengan lama waktu yang cukup variatif. Namun, jika dirata-ratakan kata Jurdi, mereka masuk kemudian keluar ruangan selama 30 menit lamanya.

Sebagai catatan, 11 KPU kabupten/kota yang calon komisionernya akan dites yakni Bone (10 calon), Gowa (10 calon), Bulukumba (6 calon), Soppeng (6 calon), Barru (6 calon), Pangkep (6 calon), Maros (6 calon), Toraja Utara (6 calon), Tana Toraja (6 calon), Luwu Timur (6 calon), dan Luwu Utara (6 calon).



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads