alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jika Mangkir, Empat Legislator Makassar Bakal Dijemput Paksa

Mustafa Layong
Jika Mangkir, Empat Legislator Makassar Bakal Dijemput Paksa
Gedung DPRD Makassar. Foto: dok/Sindonews

MAKASSAR - Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemotongan 30% anggaran sosialisasi penyuluhan lingkup kecamatan.

Sebanyak 24 saksi telah diperiksa penyidik untuk dimintai keterangan, seperti camat se Kota Makassar, Kasubag Keuangan, Bendahara, Wali Kota Makassar dan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar Abdul Wahab Tahir.

Selain Wahab Tahir, seyogianya penyidik mesih mengejar keterangan empat legislator Makassar lain. Salah satu nama yang dikonformasi Polda Sulsel, yakni Ketua Komisi C DPRD Makassar Rahman Pina.

Keempat legislator itu kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan Wibisono sudah dilayangkan panggilan sejak Ramadan lalu. Namun mangkir lantaran beralasan memiliki agenda sidang di dewan.

"Mereka belum hadir, tapi mereka sudah konfirmasi akan datang setelah sidang pleno DPRD minggu depan," Yudhiawan dihubungi kemarin.

Yudhiawan menegaskan pihaknya bakal segera melayangkan surat panggilan kedua bagi empat legislator mangkir tersebut. Setiap saksi yang sudah masuk daftar untuk menjalani pemeriksaan, katannya tidak bisa menghindar selamanya.

Mantan penyidik KPK itu mengaku, bakal menyertakan surat perintah membawa atau penjemputan paksa jika para saksi tetap memilih tidak memenuhi panggilan kedua nantinya. "Sudah diatur dalam KUHAP, kalau panggilan kedua sudah disertai surat perintah membawa," ujarnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads