alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kasus Korupsi LPDB KUMKM Segera Masuki Persidangan

Najmi Limonu
Kasus Korupsi LPDB KUMKM Segera Masuki Persidangan
Ilustrasi kasus dugaan korupsi.

MAROS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros akhirnya melimpahkan kasus dugaan korupsi penerimaan dan penyaluran bantuan dana bergulir dari lembaga pengelola dana bergulir koperasi usaha makro kecil menengah (LPDB-KUMKM) pada penuntut umum.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Maros M Noor Ingratubun mengatakan, dengan adanya pelimpahan yang disebut tahap dua tersebut, maka tidak lama lagi kasus ini akan digelar di Pengadilan Tipikor Makassar.

"Itu berarti tidak lama lagi kasus ini akan digelar di Pengadilan Tipikor Makassar," tegasnya, Rabu (11/7/2018).



Dalam kasus ini, kata dia, ada dua yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Ketua Koperasi Megah Dwi Pratama Syamsir Hamid dan Ketua Koperasi Duta Mandiri Andi Marwan, dimana ketua Koperasi Duta Mandiri yang mendirikan koperasi yang sudah mati untuk bisa mendapatkan bantuan LPDB-KUMKM.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Maros, Agung Riyadi, menambahkan, ditetapkannya kedua tersangka dalam kasus tersebut, karena pada dasarnya kedua tersangka itu saling berkaitan. Kaitannya Andi Marwan dalam kasus ini karena dia sebagai pendiri koperasi.

Menurutnya, koperasi yang dulu bernama koperasi Marannu direkayasa, seolah-olah koperasi itu masih hidup. Padahal, koperasi Marannu sudah lama tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Tak hanya itu, koperasi yang awalnya perunggasan ini diubah ke koperasi simpan pinjam supaya bisa mendapat bantuan.

Setelah mendapat bantuan Rp5 miliar, bantuan itu sebagian digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka. Dari Rp5 miliar kerugian negara yang sudah dikembalikan tersangka sekitar Rp1 miliar. Itupun dana dari nasabah yang telah membayar. Kasus ini mulai dibidik kejaksaan pada 2017 lalu. Namun, untuk bantuan LPDB ini bergulir pada 2012 lalu.

Agung mengungkapkan, untuk saat ini baru dua tersangka yang diseret ke pengadilan, namun nantinya tak menutup kemungkinan ada tersangka lain berdasarkan fakta persidangan.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook