alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hunuskan Badik ke Tetangganya, Warga Karuwisi Diringkus Polisi

Mustafa Layong
Hunuskan Badik ke Tetangganya, Warga Karuwisi Diringkus Polisi
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Perkelahian antar tetangga berujung pada penikaman. Hunuskan badik ke Irfan Sulaiman, 22, warga Jalan Urip Sumohardjo, Kelurahan Karuwisi Utara, Rani, 28, harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Dia dijemput anggota Polsek Panakkukang di kediamannya saat bersembunyi setelah menikam tetangganya, Kamis (12/7/2018) dini hari.

Informasi yang diperoleh SINDOnews, kejadian itu bermula saat korban Irfan berboncengan dengan saudaranya Ilham, 20,  menggunakan sepeda motor di lorong menuju rumahnya, sekira pukul 01.25 Wita. Di tepi jalan, Rani secara tiba-tiba meneriaki dua bersaudara itu dengan sumpah serapah.

Rani yang diduga sedang mabuk usai meneguk minuman keras (miras) terus berceloteh hingga menyinggung Irfan. Selanjutnya korban menepikan kendaraannya lalu menghampiri pelaku hingga terjadi pertikaian.

Menurut Kepala Polsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap, kedua pihak sempat terlibat perkelahian. Namun Rani tak berkutik lantaran kalah jumlah, sebab Irfan dan saudaranya berhasil mendesaknya.

"Saat merasa dikeroyok Rani mengambil badik dari dalam kantong celananya lalu dihunuskan ke korban. Satu kali diarahkan ke Irfan dan mengenai paha kiri," jelas Ananda dikonfirmasi.

Usai menikam tetangganya, Rani langsung bersembunyi di rumahnya. Sementara korban dilarikan ke RS Ibnu Sina untuk medapat perawatan medis akibat luka tikam di bagian paha.

Hanya beberapa jam, polisi cepat mengamankan pelaku penikaman untuk menghindari perkelahian lebih luas. Apalagi mengingat keduanya diketahui bertetangga. "Setelah menerima laporan, tim Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin langsung Kanit Reskrim (Iptu Ahmad) menjemput pelaku di rumahnya untuk diperiksa," sambungnya.

Selain mengamankan Rani, Polsek Panakkukang juga mengutus personel Binmas ke lokasi, bersama tokoh masyarakat dan aparat ketua RW. Langkah itu untuk meredam emosi kerabat korban maupun pelaku.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, baik dari pengakuan korban maupun pelaku, diduga sementara penganiayaan itu berawal dari permasalahan pribadi antara keduanya. Rani dan Irfan diduga sering terlibat perselisihan.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads