alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Shamsi Ali Masuk Daftar 50 Orang Paling Berpengaruh di New York

Victor Maulana
Shamsi Ali Masuk Daftar 50 Orang Paling Berpengaruh di New York
Imam Besar Masjid New York, Ustad Shamsi Ali. Foto/Istimewa

QUEENS - Ustad Shamsi Ali asal Indonesia masuk dalam daftar 50 orang berpengaruh di Distrik Queens, New York, Amerika Serikat seperti yang dirilis oleh majalah City & State New York pekan ini.

Shamsi Ali sendiri menjadi Imam Besar New York yang telah lama bermukim di Amerika Serikat. Dia masuk dalam urutan ke-44 sebagai orang paling berpengaruh di Queens.  Majalah itu menilai Shamsi Ali memiliki kemampuan untuk menyatukan umat dari berbagai agama di Queens.

"Dengan penduduk yang berasal dari semua latar belakang agama, Queens adalah lahan subur untuk dialog antaragama, yang merupakan spesialisasi Imam Shamsi Ali. Berasal dari Indonesia, aktivis perdamaian pindah ke New York pada akhir tahun 90-an dan melayani di Pusat Kebudayaan Islam Manhattan selama sekitar satu dekade sebelum pindah ke Queens," kata majalah itu.

"Dijuluki "Hip Imam," Ali berteman dengan pejabat terpilih dan selebriti. Dia juga bekerja dengan Rabbi Marc Schneier, Presiden Yayasan Pemahaman Etnis, untuk menyatukan orang Yahudi dan Muslim," sambungnya.

Seperti dikutip Sindonews pada Rabu (18/7/2018), dalam tajuk "Queens Power Fifty", majalah itu mengumpulkan nama-nama non-politisi di wilayah, yang dalam komik Marvel merupakan asal dari Spider Man, yang dinilai memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat.

"Para ahli kami menyusun daftar ini, memberi ranking kepada setiap orang berdasarkan pencapaian, sikap pada politik dan kebijakan, ekonomi, upaya donasi, hubungan dengan politisi yang kuat dan konstituen mereka," kata majalah tersebut.

Diketahui, posisi pertama dalam daftar itu sendiri milik Patrick B. Jenkins, yang merupakan seorang pengacara kondang yang memiliki pengaruh bukan hanya di Queens, tapi juga di seluruh New York.

Meski demikian, melalui akun Facebooknya, Shamsi Ali menyatakan, pihak dari City & State New York tidak pernah menghubunginya. Dia tahu telah masuk dalam daftar itu setelah diberitahu oleh sejumlah orang.

"Untuk kedua kalinya media New York memasukkan nama saya seperti ini. Tanpa tanya, tanpa komunikasi, entah apa dasarnya. Tiba-tiba saja ada yang kirim link beritanya," tulis Shamsi Ali.

"Pertama, di tahun 2006 Lalu dimasukkan sebagai one of the Seven most influential religious figures in New York oleh New York magazine. Kedua, baru dua hari lalu bahkan di website New York City and State dimasukkan sebagai satu dari 50 orang berpengaruh yang setiap politisi harus kenal," sambungnya.

Dia kemudian mengatakan, hal yang paling mengejutkan sekaligus bangga adalah dirinya adalah satu-satunya Muslim yang masuk dalam daftar tersebut. "Anehnya, hanya saya sendiri dari kalangan Muslim," ucapnya.



(bds)

Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads