alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Kalah dalam Pilkades, Mantan Kades Tuding Rival Palsukan Dokumen

Arisman Majid
Kalah dalam Pilkades, Mantan Kades Tuding Rival Palsukan Dokumen
Mantan Kepala Desa Pattalassang, Kecamatan Tompobulu, Subair (kemeja putih), menuding pesaingnya dalam pilkades lalu, Subhan, telah melakukan pemalsuan dokumen. Foto: Arisman Majid/SINDOnews

BANTAENG - Mantan Kepala Desa Pattalassang, Kecamatan Tompobulu, Subair, menuding pesaingnya dalam pilkades lalu, Subhan, telah melakukan pemalsuan dokumen.

Subair yakin jika lawannya itu telah melakukan cara yang tidak sehat. Termasuk adanya pemilih ganda sebanyak 20 orang, serta enam orang yang tidak memiliki hak pilih namun ikut memberi suara.

"Yang paling aneh dalam pilkades ini, keikutsertaan orang yang memiliki ganguan jiwa sebanyak tujuh orang. Padahal sesuai data dari Kementerian Sosial, mereka mengalami gangguan jiwa," saat menggelar konferensi pers, Kamis (19/7/2018).

Subair juga menuding adanya pemalsuan dokumen berupa akta kelahiran atas nama Muh Akram Almybarak, dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 7303041207020002.

"Tanggal kelahiran yang sebelumnya yang dia masukkan ke discapil yaitu tanggal 12/7/2002 diubah menjadi 12/2/2000, Berdasarkan Ijasah SD No 190063023, tanggal ijazah 21/6/2014," tambahnya.

Menurut Subair, dirinya telah menghubungi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bantaeng, Muhammad Amri Pakanna, untuk menanyakan hal itu.

Informasi dari Amri, data terkait Muh Akram tersebut sudah cocok, karena yang bersangkutan telah melakukan perbaikan data pada tanggal 6 januari 2018, dengan pengantar dari Kepala Desa Pattalassang, Subhan.

"Padahal bersangkutan (Muhammad Akram ) belum memiliki akte kelahiran yang terdaftar pada database Kependudukan Discapil. Oleh karena itu untuk perubahan tanggal, bulan dan tahun kelahirannya jika sudah ada akte maka tidak dapat diubah kecuali ada putusan dari pengadilan negeri, dalam hal ini pembatalan dokumen kependudukan dan catatan sipil," imbuh Subair menirukan pernyataan Kadisdukcapil dalam surat keterangan nomor 460/157/Dukcapil/VII/2018.

Atas perbuatan tersebut, Subair akan melaporkan yang bersangkutan beserta Subhan, dengan tuduhan melanggar pasal 242 KUHP. "Ini tidak bisa dibiarkan memanipulasi data untuk menjunjung kemenangan, maka dari itu kami akan segera melapor ke pihak yang berwajib," pungkasnya.

Diketahui, pada pilkades yang digelar pada 2017 tersebut, Subair dikalahkan oleh Subhan, dengan selisih 5 suara.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads