alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Tahun 2017, Unhas Tertinggi di Indonesia Hasilkan Guru Besar

Hasdinar BurhanTahun 2017, Unhas Tertinggi di Indonesia Hasilkan Guru Besar
Kampus Unhas Tamalanrea Makassar nampak dari atas. Foto : SINDOnews

MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kembali menggelar prosesi pengukuhan guru besar di bidang Sistem Ketatanegaraan Indonesia Fakultas Hukum, yaitu Prof Dr Faisal Abdullah SH MSi DFM dan Prof Dr Ir H Syafruddin Syarif MT sebagai guru besar bidang Sistem Operasi Komputer Fakultas Teknik.

Pengukuhan dua guru besar ini mencatatkan jumlah penerima jabatan guru besar di Kampus Unhas sebanyak 372 orang. Pengukuhan ini berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (14/11/2017).

Sebelum acara penandatanganan penerimaan jabatan guru besar dimulai, kedua profesor tersebut membawakan pidato ilmiah sesuai bidang keahlian masing-masing. Prof Faisal Abdullah mengangkat tema pidato dengan judul “Eksistensi Hak Angket dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia”.  Sementara Prof Syafruddin Syarif membawakan judul “Peranan Sistem Operasi Mobile terhadap Efektifitas Komunikasi yang Dinamis”.

Dalam pidatonya, Profesor Faisal Abdullah mengatakan bahwa penggunaan hak angket DPR merupakan bentuk mekanisme _checks and balances_ antara lembaga negara yang satu dengan yang lain.

Namun penggunaan hak angket tersebut harus tetap mematuhi ketentuan peraturan undang-undang yang berlaku. “Hak angket DPR terhadap KPK tidak memiliki dasar hukum, yang berarti tidak diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga apabila terus dipaksakan maka penggunaan angket tersebut bukan hak konstitusi atau hak hukum, tetapi hak kekuasaan yang tentu bertentangan dengan hukum," kata Profesor Faisal.

halaman ke-1 dari 3
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads