TOPIK TERPOPULER

RT-RW Dinilai Punya Peran Penting Tekan Angka Tawuran

Ashari Prawira Negara
RT-RW Dinilai Punya Peran Penting Tekan Angka Tawuran
Aksi tawuran kerap terjadi di sejumlah lokasi di Makassar. Dibutuhkan peran RT-RW untuk meminimalisir hal tersebut. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Perang Kelompok alias tawuran disejumlah daerah di Kota Makassar diharapkan bisa semakin reda, Dewan mengharapkan peran RT RW dalam menekan hal tersebut.

Hal ini diutarakan langsung Anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Makassar Abdul Wahid Saat ditemui di ruangannya. RT RW menurutnya, dapat menjadi garda terdepan dalam memberi sosialisasi ke masyarakat.

Baca Juga: Semakin Marak, Tawuran Warga di Makassar Dikhawatirkan Meluas



"Jadi memang diperlukan peran aktif dari RT RW untuk liat kondisi lapangan, agar supaya sebelum tawuran ini membesar, RT RW bisa memberikan suatu wejangan kepada warga," ucap legislator PPP ini.

Lebih lanjut kata Wahid peran RT RW dianggap sangat tepat dalam menyelesaikan hal ini, karena RT RW dianggap paling dekat dan paham dengan tipikal masyarakatnya.

Pasalnya, persoalan tawuran ini kerap ditengarai oleh persoalan pribadi yang melibatkan banyak orang, sehingga untuk menyelesaikannya perlu pendekatan persuasif. Jika persoalan dapat tersentuh maka hal ini akan berimbas pada individu lain sebagai anggota kelompok.

"Sering yang menjadi penyebab adalah persoalan pribadi yang cenderung dibesar-besarkan akhirnya memanggil orang-orang tertentu nah inilah yang kadang memicu perkelahian kelompok," kata Wahid melanjutkan

Upaya ini menurut Wahid perlu dimassifkan, tawura akan semakin sulit ditangani ketika sudah terlanjur meluas, apalagi jika sudah memakan korban.

"Butuh kesadaran dari kita semua bahwa kejadian seperti tawuran ini tidak menguntungkan bagi kita malah cinderung merugikan," ujarnya.

Wahid berharap kejadian tawuran ini dapat reda secepatnya dan kejadian-kejadian serupa ke depannya bisa kembali diredam pihak keamanan.

Diketahui aksi perang kelompok sempat diperbincangkan DPRD Kota Makassar melalui rapat paripurna 21 Juli silam. Dewan menilai hal ini berpotensi menyebar ke wilayah lain sehingga perlu perhatian khusus.

Anggota DPRD Rahmat Taqwa Quraisy melaporkan bahwa dirinya kerap mendapat laporan masyarakat tersebut utamanya di wilayah utara seperti Tallo dan Ujung Tanah.

Selain merugikan secara langsung ada kekhawatiran potensi ekonomi masyarakat di wilayah tersebut menurun akibat kurangnya orang-orang yang berkunjung.

"Kita khawatir, ada pelaku usaha di sana, karena biasa ada tawuran, ada potensi ekonomi mereka menurun karena orang-orang mulai takut ke sana," ujar Rahmat.

Baca Juga: Tawuran di Jalan Tinumbu Makassar, 6 Pemuda Diamankan



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!