alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PBB Tanggapi Ijtimak Ulama Mengenai Bakal Cawapres RI

Rakhmatulloh
PBB Tanggapi Ijtimak Ulama Mengenai Bakal Cawapres RI
YUSRIL IHZA MAHENDRA. Ijtimak Ulama yang merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai bakal capres dan Ustaz Abdul Somad serta Salim Segaf Al-Jufri sebagai cawapres, menuai tanggapan. Foto: Dok/SINDOnews

MAKASSAR - Ijtimak Ulama yang merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai bakal capres dan Ustaz Abdul Somad serta Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri sebagai bakal cawapres, menuai tanggapan.

Ketua bidang Pemenangan Presiden DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Sukmo Harsono, mempertanyakan "hilangnya" nama Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra.

Padahal Sukmo menganggap, pidato Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra dalam pembukaan Ijtimak Ulama malam itu cukup hebat menjelaskan tentang kebangsaan, keislaman dan cara menghadapi tantangan masa depan. Bahkan mendapat sambutan meriah dari peserta.



"Lantas saya heran kenapa tiba-tiba nama Pak Yusril hilang begitu saja. Ada apa ini? Bahwa Koalisi keumatan sampai hari ini belum pernah terbentuk secara resmi, belum deklarasi dan belum ada tanda tangan kesepakatan (parpol)," ungkapnya.

Dalam hal ini, lanjut Sukmo, partainya masih menunggu lebih lanjut apa yang akan dilakukan petinggi parpol dan sejumlah tokoh pasca Ijtimak Ulama. Selama itu pula, kata Sukmo, sikap PBB tetap mencalonkan Yusril baik sebagai Capres atau cawapres 2019 mendatang.

Sukmo menjelaskan, keputusan pencapresan Yusril sudah dibuat berdasarkan mekanisme di internal PBB. Karenanya, jika PBB harus mendukung selain Yusril juga harus ditetapkan melalui mekanisme Partai.

"Dengan demikian sampai saat ini kami belum menyatakan mendukung atau menolak (rekomendasi Ijtimak ulama). Wait and see dan mungkin kami akan segera meminta PA 212 untuk konsultasi dengan Habib (Rizieq Shihab) di Mekkah," imbuhnya.

Meski demikian, dia berpendapat, rekomendasi yang memunculkan nama Prabowo-Ustaz Somad merupakan rekomendasi yang akan membawa cahaya Ilahi membangun Indonesia 5 tahun ke depan.

"Tapi perlu dikonfirmasi karena ada berita yang menyatakan beliau (Ustaz Somad) tidak bersedia. Jika benar amat disayangkan," ujar Sukmo saat dihubungi SINDOnews, Senin (30/7/2018).

Sementara itu, terkait pasangan Prabowo- Salim Asegaf maka, munculnya nama Habib Salim Asegaf menurutnya, tidak ada dalam rekomendasi PA 212. Maka, jika benar muncul calon tunggal Prabowo-Salim Asegaf, PBB amat menyayangkan hal tersebut.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook