alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Partai Perindo Siap Menangkan Thahar-Rahmat di Pilkada Lutra

Muhaimin Sunusi
Partai Perindo Siap Menangkan Thahar-Rahmat di Pilkada Lutra
Partai Perindo bakal memenangkan Thahar-Rahmat di pilkada Lutra 2020. Foto: SINDOnews/Muhaimin Sunusi

MAKASSAR - Partai Perindo resmi mengusung pasangan Muh Thahar Rum dan Rahmat Laguni di pilkada Luwu Utara (Lutra) 2020. Rekomendasi B1-KWK ke pasangan ini pun sudah diserahkan beberapa waktu lalu.

"Kami memilih mengusung beliau, karena DPW melihat Pak Thahar Rum dan Rahmat Laguni yang paling berpeluang mengalahkan petahana (Indah Putri Indriani). Rekomendasi ini sudah dalam bentuk B1-KWK," kata Ketua DPW Partai Perindo Sulsel, Sanusi Ramadhan.

Baca juga: Tak Bisa Tinggalkan Lutra, IDP Minta Penyerahan Rekomendasi Demokrat Ditunda



Sanusi mengatakan, pihaknya siap memenangkan Thahar-Rahmat di pilkada Lutra 2020. Dia juga menginstruksikan kepada seluruh kader untuk ikut bersama-sama bekerja.

"Seluruh kader wajib memenangkan Pak Thahar dan Rahmat. Jika ada kader atau anggota dewan yang tidak bergabung dengan gerbong pemenangan ini, maka siap-siap kita sanksi," tegas Sanusi.

Ketua DPD Perindo Lutra, Sam Sumastono menuturkan bahwa pihaknya mengusulkan nama tunggal Thahar-Rahmat ke DPW dan DPP karena dianggap punya komitmen yang teguh.

"Komitmennya beliau tidak perlu diragukan lagi. Apalagi di Lutra, masyarakat menginginkan pergantian bupati. Jika sudah seperti itu, pasti ada yang tidak beres," sebut Sam.

Baca juga: Tahar Rum-Rahmat Laguni Resmi Didukung PKB di Pilkada Lutra

Bergabungnya Perindo ke Thahar membuat koalisi pasangan ini cukup. Mengingat Thahar-Laguni juga sudah mendapat restu dari Nasdem dan PKB.

Koalisi tiga partai ini menghasilkan 8 kursi, yakni partai Nasdem 4 kursi, Perindo 2 kursi dan PKB 2 kursi. Jumlah ini sudah melebihi syarat minimal koalisi yakni 7 kursi.



(luq)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak