TOPIK TERPOPULER

Tahun Depan, Gubernur Sulsel Fokus Kembangkan Pulau

Syachrul Arsyad
Tahun Depan, Gubernur Sulsel Fokus Kembangkan Pulau
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah saat berkunjung ke Pulau Langkai dan Pulau Lanjukang bersama Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, beberapa waktu yang lalu. Foto : Istimewa

Program pembangunan Sulsel tahun 2021 mendatang bakal menyisir wilayah kepulauan. Kebutuhan akan pelayanan dasar bagi warga pulau akan menjadi prioritas Pemprov Sulsel. Baca : Gubernur Janji Fasilitasi Air Bersih, Listrik dan BTS di Pulau Terluar

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah berkomitmen menghadirkan pemerataan pembangunan. Selama ini daerah pesisir pulau, dikatakan belum mendapat perhatian lebih jika dibanding di wilayah perkotaan.

"Sulsel ini memiliki 330 pulau. Dan kalau kita lihat, kita di perencanaan (pembangunan) itu 95% masih di daratan. Semuanya tertuju pada daratan. Kita belum pernah berpikir bagaimana pulau-pulau ini juga bisa menikmati pembangunan yang merata," papar Nurdin yang ditemui SINDOnews, kemarin.



Menurut Nurdin, ada beberapa kendala warga di kepulauan di Sulsel saat ini. Diantaranya, ketersediaan air bersih, distribusi listrik, dan jaringan telekomunikasi. Apalagi lagi masih kurangnya layanan kesehatan dan infrastruktur pendidikan yang belum memadai.

Persoalan itulah yang disebut yang menjadi fokus akan dibenahi. Makanya, perencanaan anggaran Pemprov Sulsel tahun 2021 kedepan disebut sebagian besar akan dialihkan untuk pembangunan daerah pulau.

"Jadi ini memang saya tahun 2021 anggaran APBD kita agak banyak kami alihkan ke pulau-pulau kita. Karena pulau-pulau kita ini juga adalah warga kita yang berhak menikmati hidup yang layak," tegas Nurdin.

Untuk soal anggaran, dirinya belum mau sesumbar. Yang jelas, kata Nurdin, pihaknya sudah menyusun peremcanaan dan strategi untuk itu. "Anggaran kita itu cukup besar. Tinggal bagaimana kita kolaborasikan anak-anak kita di pulau bisa mendapatkan pendidikan yang setara dengan orang-orang yang di kota," tambahnya.

Khusus di sektor pendidikan, Nurdin mengaku telah berkolaborasi dengan perguruan tinggi. Dengan mengajak komunitas mahasiswa sebagai sukarelawan (volunteer) mengajar anak-anak pulau, khususnya di pulau terluar Kota Makassar. Baca Lagi : Mal Pelayanan Publik Sulsel Ditarget Beroperasi 2021

"Saya ajak adek-adek mahasiswa untuk bikin salah satu grup volunteer untuk datang ke pulau secara bergantian memberikan ilmu kepada anak-anak kita. Ternyata bukan hanya anak-anak saja yang belajar, ternyata ibu-ibunyanya juga ikut. Jadi saya kira ini sangat penting sekali," pungkas Nurdin.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel bersama Pj Wali Kota Makassar berkunjung ke dua pulau terluar Kota Makassar, yakni Pulau Langkai dan Lanjukang, Minggu (2/8) lalu. Di lokasi itu, Nurdin juga berkomitmen menghadirkan fasilitas teknologi pengolahan air langsung minum.

Diketahui, fasilitas serupa sebelumnya sudah dicanangkan Nurdin Abdullah di Pulau Barang Caddi pada 23 Desember 2019 lalu. Dengan menghadirkan Unit Pengolah Air Siap Minum (Arsinum) Teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang mampu mengolah air laut menjadi air bersih langsung minum.

Sementara Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin telah berkoordinasi dengan pihak PLN Wilayah Unit Induk Pembangunan (UIP) Bagian Selatan Kota Makassar. Sebagai upaya untuk ketersediaan listrik memadai di daerah pulau. Baca Lagi : Soal Sekolah Tatap Muka di Bulukumba, Gubernur : Jangan Dulu, Kita Tunggu Dulu

"Kalau untuk kepentingan semua harus kita dukung. Kalau bisa dimudahkan, kenapa tidak kita laksanakan sesuai dengan regulasi yang ada. Seperti warga di pulau-pulau mereka sangat membutuhkan genset. Hal ini juga kita koordinasikan dengan pihak PLN," terang Rudy.



(sri)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!