alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Pelaku Ekraf yang Terdaftar di Bisma Masih Sangat Minim

Marhawanti Sehe
Pelaku Ekraf yang Terdaftar di Bisma Masih Sangat Minim
Pelaku ekonomi kreatif yang terdaftar di Bekraf Information System in Mobile Application sangat minim. Dari 8,2 juta unit usaha, hanya 8.000 yang terdaftar. Foto: Muchtamir Zaide/SINDOnews

MAKASSAR - Pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang terdaftar di Bekraf Information System in Mobile Application (Bisma) masih sangat minim. Dari 8,2 juta unit usaha (sensus ekonomi 2016), hanya 8.000 yang terdaftar.

Kondisi serupa juga terjadi di Kota Makassar, yakni dari 37.375 pelaku usaha ekonomi kreatif, hanya sekitar 438 usaha saja yang terdaftar di platform data base resmi Bekraf tersebut.

Hal itu diutarakan oleh Direktur Riset dan Pengembangan Bekraf, Wawan Rusiawan, dalam acara Bisma Goes to Get Member (Bigger) Makassar, di The Rinra Hotel, Kamis (9/8/2018).

Padahal, kata Wawan, para pelaku ekraf yang terdaftar di Bisma memiliki banyak keuntungan dan kesempatan untuk diberikan dukungan dan bantuan dari Bekraf menjadi lebih besar.

Bahkan kata dia, kesulitan terbesar pelaku ekraf seperti pembuatan HKI dapat teratasi ketika terdaftar di Bisma.

"Pelaku ekonomi kreatif yang terdaftar di BlSMA akan lebih mudah dalam mendapatkan kesempatan untuk difasilitasi ataupun mendapatkan pendukungan oleh BEKRAF dalam mengembangkan usaha kreatif mereka," katanya.

Meski demikian, diapun menargetkan hingga akhir tahun 2018 ini pelaku ekonomi kreatif yang terdaftat di Bisma dapat mencapai 20.000 usaha secara nasional dan sekira 1.000 usaha di Kota Makassar.

"Kita sedang bekerjasama dengan BPS mengumpulkan data-data pelaku ekonomi kreatif, lokasi dan jenis usahanya. Jadi kalau sudah terkumpul semua bisa didaftarkan," ujarnya.

Khusus di Kota Makassar, terdapat lima subsektor yakni bergerak di subsektor kuliner sebanyak 24.490 usaha kreatif, subsektor fesyen 7.952 usaha kreatif, subsektor kriya dengan 3.189 usaha kreatif, subsektor penerbitan dengan 849 usaha kreatif dan subsektor fotografi dengan 287 usaha kreatif.

Hal ini dinilai sangat potensial untuk pengembangan ekonomi kreatif serta bagi BEKRAF untuk berkoordinasi dan menfasilitasi sehingga terjadi kolaborasi antar pelaku kreatif.

marhawanti sehe



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads