alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

235 PMKS Terjaring, Dinsos Makassar Massifkan Pengawasan

Vivi Riski Indriani
235 PMKS Terjaring, Dinsos Makassar Massifkan Pengawasan
Keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) nampak di bawah jembatan Fly Over, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. Foto : Muchtamir Zaide/SINDOnews

MAKASSAR - Dinas Sosial (Dinsos) Makassar terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang tersebar di sejumlah ruas jalan di kota berjuluk Anging Mammiri ini.

Bahkan di dua pekan bulan Agustus ini, Dinsos melalui Tim Reaksi Cepatnya (TRC) berhasil menjaring 235 PMKS. Tercatat 163 diantaranya merupakan anak jalanan (anjal), dan 72 gelandangan dan pengemis (gepeng).

Kepala Dinsos Makassar, Mukhtar Tahir kepada SINDOnews, tidak menampik maraknya anjal dan gepeng yang kerap meresahkan masyarakat. Akan tetapi, dia telah mengerahkan tim TRC untuk lebih masif dalam mengatasi anjal dan gepeng.

Meski kata dia, pihaknya masih kekurangan personil.

"Jadi setiap hari itu kami menjangkau semua wilayah, kita keliling setiap harinya dua kali sift untuk patroli disetiap ruas jalan," kata Utta sapaan akrabnya.

Dari pantauan SINDOnews, keberadaan PMKS ini banyak ditemukan di sejumlah ruas jalan. Seperti di Jalan AP Pettarani, Hertasning, dan di bawah jembatan Fly Over, Jalan Urip Sumohardjo.

Berdasarkan data di Dinas Sosial Kota Makassar, di tahun 2017 TRC telah menjaring 1049 orang PMKS. Angka itu didominasi oleh anak jalanan sekitar 332 orang, disusul gepeng sebanyak 247 orang, kemudian pengamen sekitar 147 orang, psikotik 120 orang, wanita tuna susila (WTS) sebanyak 33 orang, dan waria sekitar 9 orang.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads