alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Bermodal Minuman Kemasan Gelas, Rustan Cabuli Murid SD

Mustafa Layong
Bermodal Minuman Kemasan Gelas, Rustan Cabuli Murid SD
Pelaku pencabulan murid SD, Rustam sebelah kanan (09) saat diinterogasi Unit PP Polrestabes Makassar, Jumat (10/08/2018). Foto : Mustafa Layong/SINDOnews

MAKASSAR - Perbuatan cabul, Rustan, 23, harus berakhir di sel tahanan Polrestabes Makassar. Dia dilaporkan oleh keluarga korban, SR, yang merupakan murid sekolah dasar (SD).

Bagaimana tidak, pria pengangguran itu nekat membawa korban yang masih berusia 10 tahun saat larut malam ke salah satu rumah kenalannya, 14 Juli lalu.

Menurut Kepala Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Makassar Iptu Ismail, pelaku langsung diamankan saat kerabat korban melapor dugaan tindak pencabulan. Rustan disebut membawa lari bocah 10 tahun pukul 22.00 Wita tanpa persetujuan orang tua.

"Diilihat oleh neneknya ketika di jemput menggunakan sepeda motor. Dia alasan ajak jalan-jalan tapi ternyata diarahkan ke rumah temannya jalan Mogungsidi Baru, disitulah dia melakukan," jelas Ismail.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui berpacaran dengan korban sudah beberapa hari sebelum nekat membawanya keluar rumah. Lalu bermodalkan minuman gelas, pelaku membujuk bocah lugu itu untuk melakukan perbuatan cabul.

Menurut Ismail, pelaku tak melakukan pemerkosaan atau hubungan suami istri. Melainkan hanya melakukan perbuatan cabul seperti meraba, mencium pipi, wajah dan lainnya.

"Pelaku ditangkap tanggal 15 karena tuduhan perbuatan cabul," jelas Ismail.

Karena perbuatannya, Rustan dijerat Pasal 82 Ayat (1) UU 17/ 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana kurungan 6 tahun.

Sementara Rustan yang ditemui kemarin mengakui hanya membawa korban jalan-jalan. Ia mengaku baru berpacaran dengan korban selama tiga hari.

"Baru tiga hari pak saya pacaran. Saya kasih minuman ale-ale . Tidak ada campurannya (obat) pak," jelas Rustan.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads