alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Pemilu 2019, Jumlah TPS di Kota Makassar Bertambah

Luqman Zainuddin
Pemilu 2019, Jumlah TPS di Kota Makassar Bertambah
Divisi Data KPU kota Makassar Rahma Saiyed. Foto: Luqman Zainuddin/SINDOnews

MAKASSAR - Tempat pemungutan suara (TPS) untuk pemilihan legislatif (Pileg) dan Presiden 2019 di kota Makassar meningkat signifikan. Jumlahnya bertambah 1.289 dari jumlah TPS saat pemilihan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni lalu.

"TPS Makassar menjadi 3.959. Kenapa bertambah, karena aturan sekarang itu jumlah pemilih maksimal 300 pemilih. Kalau pemilihan sebelumnya (Pilkada) itu maksimal pemilihnya adalah 800 orang," ujar komisioner Divisi Data KPU kota Makassar Rahma Saiyed kepada SINDOnews Makassar lewat sambungan selulernya, Jumat, (10/08/2018).

Sekadar diketahui, pada Pilkada 27 Juni lalu, TPS di kota Makassar berjumlah 2.670. Dengan adanya penambahan 1.289, maka TPS sementara untuk Pileg dan Pilpres 2019 menjadi 3.959.

Menurut Rahma, adanya aturan jumlah minimal pemilih di TPS juga untuk mengefisienkan waktu perhitungan suara. "Pertimbangannya, ada 5 kotak suara nanti, terus harus memang cepat diselesaikan waktu untuk proses pemungutan suara di tingkat PPS (Panitia Pemungutan Suara). Makanya supaya selesai sesuai dengan waktu, itulah dipecah-pecah menjadi beberapa banyak TPS, dengan ketentuan maksimal 300 (pemilih)," sambung Rahma.

Hanya memang, KPU di Kabupaten/kota di Sulsel termasuk Makassar, Rahma melanjutkan, diminta untuk tidak benar-benar mengisi TPS dengan jumlah pemilih pas 300 orang. Karena, KPU diinstruksikan, mengisi pemilih di bawah jumlah maksimal untuk mengantisipasi adanya pemilih tambahan.

"Dalam aturan memang maksimal 300. Ini saran dari KPU Sulsel, untuk selama penyusunan DPS (Daftar Pemilih Sementara) hanya 250 pemilih per-TPS. Kenapa? Jangan sampai ada tanggapan masyarakat yang masuk, kan bertambah lagi. Kalau 300 langsung, bagaimana kalau ada tanggapan masyarakat, pasti lebih," pungkas Rahma.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads