alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

9 Parpol Komitmen Dukung Danny

Koran Sindo
9 Parpol Komitmen Dukung Danny
Langkah Moh Ramadhan Danny Pomanto untuk kembali menduduki kursi nomor satu Makassar periode 2019-2024 bakal terkabulkan. Alasannya, sembilan partai politik (parpol) berkomitmen mendukung untuk kemenangan Danny bersama pasangannya Indira Mulyasari Param

MAKASSAR - Langkah Moh Ramadhan “Danny” Pomanto untuk kembali menduduki kursi nomor satu Makassar periode 2019-2024 bakal terkabulkan. Alasannya, sembilan partai politik (parpol) berkomitmen mendukung untuk kemenangan Danny bersama pasangannya Indira Mulyasari Paramastuti.

Konsolidasi yang berlangsung di Hotel Arthama Jalan Haji Bau, tadi malam (Kamis, 16/11/2017) tersebut menghadirkan enam parpol yang memiliki kursi di parlamen, yakni PPP, PKPI, PKS, PDIP, PAN, dan Gerindra. Serta tiga parpol nonparlemen lainnya, Partai Idaman, Partai
Berkarya, dan Perindo.

Pertemuan yang tertutup selama kurang lebih dua jam yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut diawali dengan makan bersama dan selanjutnya berdiskusi dari semua parpol terkait dukungan kepada Danny.



Diawali dari Ketua DPW PPP Sulsel Muhammad Aras. Menurutnya, sebagai parpol yang telah menyerahkan surat tugas dan berusaha menerbitkan form B1KWK sesuai persyaratan KPU.

Bahkan, ia mengaku sebenarnya form tersebut sudah ditanda tangani oleh pihak DPP, hanya saja pihaknya belum sempat ke Jakarta untuk mengambilnya.

“Tadi saya ditelepon Sekjen bahwa itu sudah ditanda tangani. Saya diminta ambil pada hari Jumat. Insya Allah hari ini (Jumat (17/11) saya ke Jakarta untuk menjemput,” jelasnya.

Aras menegaskan, pihaknya akan komitmen untuk tetap mengusung Danny. Dan mengenai isu Danny akan maju melalui jalur perorangan, Aras menyarankan untuk diantisipasi, karena terkadang ada dorongan dari eksternal partai bahwa tidak perlu mengusung kandidat yang niatnya maju melalui jalur independen atau perorangan.

Aras juga mengaku mendapat laporan dari beberapa kader yang didatangi oleh tim Danny untuk mengumpulkan dukungan, dan ia menyerahkan sepenuhnya pada kader yang bersangkutan, apakah mendukung melalui jalur perorangan atau melalui jalur partai.

“Mengenai deklarasi kita serahkan sepenuhnya pada Pak Wali bagaimana memodifikasi, sehingga bisa menyeluruh dan masyarakat bisa melihat bahwa Pak Wali sangat serius,” tandasnya.

Sedangkan PKS memastikan mengusung dan memberikan rekomendasi calon Wali Kota Makassar pada petahana Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.


Mudzakkir Ali Djamil menyebutkan, surat tugas yang diberikan oleh PKS pada Danny hanya berlaku hingga akhir Oktober 2017 lalu. Sehingga, saat ini surat tugas tersebut tidak lagi berlaku, dan PKS sudah membahas ulang pengusungan Danny.

“Sudah kita bahas ulang, dan fix kita usung Pak Danny. Tinggal penyerahan rekomendasinya saja,” ucapnya.

Mengenai kemungkinan PKS mengalihkan dukungan jika Danny memilih wakil dari kader parpol lain, Mudzakkir dengan tegas menyatakan hal itu sudah tidak akan terjadi.

“Itu kan salah satu syarat dalam surat tugas, tapi itu (surat tugas) tidak berlaku lagi. Sudah fix,” imbuhnya.

Mudzakkir juga mengaku akan mengupayakan agar SK bisa terbit sebelum deklarasi, serta pihaknya sudah sampaikan ke DPP. “Kita siap mobilisasi kader PKS saat deklarasi kalau SK terbit sebelum deklarasi,” tandasnya.

Senada, Ketua PDIP Makassar Bahar Mahmud menyatakan, PAC PDIP dari 14 kecamatan di Makassar sudah membuat pernyataan tertulis untuk mendukung pasangan Danny-Indira.

“Untuk deklarasi kami akan koordinasi dengan DPP, karena sebelum ada pencabutan surat tugas, maka kami masih akan ke Danny,” jelasnya.

Ketua PAN Makassar, Hamzah Hamid juga mengatakan, sejak awal PAN sudah memberikan dukungan pada Danny. Alasannya karena semua parpol dipastikan ingin menang dalam
pilkada.


“PAN dari awal beri dukungan ke Pak Danny. Saya kira semua partai yang dukung berkeinginan untuk menang dan saya rasa PAN tidak salah pilih,” ucapnya.

Mengenai isu PAN mengalihkan dukungan, Hamzah menyatakan, itu adalah upaya dari pihak yang ingin membegal PAN. Tetapi saat ini SK untuk Danny sudah ada.

Wakil Sekretaris Partai Gerindra Sulsel menyatakan hal yang sama. Menurutnya sejak awal Gerindra sangat jelas berkomitmen untuk mengusung Danny.

Bahkan, Gerindra sama sekali tidak melakukan komunikasi politik dengan kandidat lain. “Kita inginkan calon pemimpin yang berprestasi dan mampu berkarya. Terkait deklarasi, kami serahkan sepenuhnya pada Pak Danny. Kami yakin itu sudah melalui rencana yang matang,” tuturnya.

Tentang rekomendasi partai, dirinya mengaku saat ini pihaknya masih menunggu dari DPP. “Insya Allah sebelum pendaftaran independen usai, itu sudah diserahkan,” ujarnya.

Sementara, Ketua Perindo Kota Makassar, Ruslan Mahmud, menuturkan hal senada. Perindo disebutnya tidak akan mengubah dukungan pada Danny.

“Tentang dukungan. saya kira Perindo dari awal sudah siap, sebenarnya Perindo lebih duluan berikan surat tugas,” jelasnya.

Ketua PKPI Kota Makassar menambahkan, saat ini form B1KWK PKPI untuk Danny sudah ada di Makassar, dan tinggal menunggu penyerahan.


“Form B1KWK sudah ada tapi apalah artinya 1 suara kalau tidak ada 9. Itu yang kami tunggu. Mungkin kita bisa bikin forum lintas partai mulai malam ini,” jelasnya.

Ketua Partai Idaman Sulsel, Idham Jaya Gaffar dan Ketua Partai Berkarya, Yusuf Gunco juga menyatakan tidak akan mengubah dukungan.

Sedangkan bakal Calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengungkapkan, sejak awal dirinya memang berniat maju melalui jalur parpol.

Mengenai beredarnya formulir dukungan perseorangan, hal itu merupakan test case kekuatan dukungan di masyarakat.

Dari form yang beredar tersebut dikatakannya pihaknya sudah dapat melihat peta kekuatan. “Ini lebih akurat daripada survei. Hasil akhir dari sejuta formulir yang kita sebar, yang sudah terdata sekitar 200.000, di beberapa kecamatan ada yang 90% dan 98%. Data kami lengkap,”
paparnya.

Penyebaran formulir tersebut dikatakannya sengaja dilakukan untuk memanaskan mesin pemenangan sebelum memansakan mesin partai.

“Namanya tim komodor, tim terminator, dan Alamander. Saya uji semua mesin tim, dan alhamdulillah masih ada sekitar 450.000 formulir yang sudah kembali. Kalau sama dengan pemilu lalu, itu sudah 86%,” ungkapnya.


Mengenai rencana deklarasi tanggal 22 November 2017 mendatang, pihaknya sudah mempersiapkan semuanya, namun ia belum menentukan lokasi. Alasannya karena masih mencari yang berbeda dari sebelumnya.

Dalam deklarasi nanti, Danny berharap tidak ada yang berlebihan sampai menyedot massa, namun diakuinya tidak bisa terelakkan, karena pihaknya mengundang secara terbuka. “Saya tidak mau takabur, tapi Insya Allah kita menang. Dan saat deklarasi saya juga
mau berlangsung biasa saja, jangan ada yang berlebihan, apalagi takabur,” pungkasnya.

(kurniawan eka mulyana)



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook