alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

3.859 Narapidana Sulsel Dapat Remisi, 62 Langsung Bebas

Sri S Syam
3.859 Narapidana Sulsel Dapat Remisi, 62 Langsung Bebas
ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Sebanyak 3.859 narapidana di Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapatkan remisi umum pada HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Diantara jumlah itu, 62 orang diantaranya langsung bebas setelah memperoleh pemotongan masa tahanan.

Napi yang mendapatkan remisi umum ini ditahan di sembilan Lembaga pemasyarakatan (Lapas), dan 15 rumah tahanan negara (Rutan) yang tersebar di Sulsel di bawah naungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sulsel.

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum HAM Sulsel, Marasidin Siregar mengatakan para napi mendapatkan masa pemotongan tahanan umum dengan jumlah bervariasi mulai dari satu bulan hingga maksimal enam bulan.

"Mereka yang mendapatkan remisi yakni yang menunjukan kelakuan baik dan telah menjalani hukuman minimal enam bulan yang mendapatkan remisi itu," jelas Marasidin kepada SINDOnews, Kamis (16/08/2018).

Marasidin menuturkan, jumlah narapidana yang diusulkan mendapat remisi kali ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 3.936. Sementara jumlah narapidana secara umum untuk Sulsel sebanyak 9.793 orang.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum HAM Sulsel, Imam Suyudi menambahkan, selain remisi untuk narapidana tindak pidana umum, pihaknya juga memfasilitasi pengusulan remisi napi tindak pidana korupsi, tindak pidana teroris, serta napi tindak pidana narkotika.

Namun demikian, pemberian remisi untuk napi ini akan ditentukan atau ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan Ham pusat Jakarta.

"Pemberian remisi untuk napi korupsi diatur pada Peraturan Pemerintah No 99 Tahun 2012 Jo. PP Nomor 28 Tahun 2006 tentang perubahan atas PP RI Nomor 32 tahun 1999 tentang syarat dan tata cara pelaksanaam hak warga binaan pemasyarakatan," tukas Imam.

Ia mengaku belum mengetahui nama napi koruptor yang dikabulkan mendapat remisi. Yang jelas kata Dia napi tersebut masuk dalam berkas pengusulan Kanwil Kemenkumham Sulsel.

"Remisi dapat dikabulkan seluruhnya atau sebagian sesuai dengan hasil seleksi Kemenkumham RI di Jakarta. Kalau kami hanya sebatas pengusulan. Itu juga yang diusulkan sudah diseleksi disini," pungkas Kakanwil.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads