alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Irak Turun Tangan Bantu Iran, Minta AS Abaikan Beberapa Sanksi

Tim Sindonews
Irak Turun Tangan Bantu Iran, Minta AS Abaikan Beberapa Sanksi
ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Sanksi yang diberlakukan Amerika Serika (AS) terhadap Iran akhirnya mengundang reaksi dari Irak. Negara tetangga Iran ini meminta AS mengabaikan beberapa sanksi tersebut.

Para pejabat kepada Reuters mengatakan, sebuah delegasi akan melakukan perjalanan ke Washington untuk meminta pengecualian dalam menerapkan sanksi. Mereka tidak mengatakan kapan perjalanan itu akan berlangsung.

"Pemerintah berencana meminta Washington untuk pengabaian. Itu akan segera terjadi, "kata seorang pejabat bank sentral.

Seorang pejabat di Departemen Luar Negeri AS mengatakan sedang membahas kebijakan Iran dengan mitranya di seluruh dunia.

"Kami telah memberikan pesan yang sama kepada semua negara di seluruh dunia bahwa Presiden telah mengatakan, Amerika Serikat berkomitmen penuh untuk menegakkan semua sanksi kami," kata pejabat itu.

"Irak adalah teman dan mitra penting dari AS dan kami berkomitmen untuk memastikan stabilitas dan kemakmuran Irak."

Para pejabat Irak takut kekurangan barang-barang kunci jika Baghdad mematuhi semua sanksi. Ini bisa menimbulkan kekacauan politik pada saat yang sulit dalam politik Irak.

Irak mengimpor berbagai barang dari Iran termasuk makanan, produk pertanian, peralatan rumah tangga, AC dan suku cadang mobil. Unsur barang impor Iran ke Irak adalah sekitar $ 6 miliar untuk 12 bulan yang berakhir Maret 2018, sekitar 15 persen dari total impor Irak untuk 2017.

Ada juga kontrak energi antara kedua negara yang berkontribusi pada volume perdagangan $ 12 miliar tahun lalu.

Para pejabat mengatakan mereka meminta setiap kementerian untuk menyusun daftar impor yang penting bagi ekonomi Irak. Barang-barang itu akan membentuk permintaan untuk pengecualian.

Sanksi AS yang berlaku awal bulan ini menargetkan perdagangan Iran dalam emas dan logam mulia lainnya, pembelian dolar AS dan industri mobilnya. Sanksi lain akan mulai berlaku pada bulan November.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menarik Amerika Serikat dari kesepakatan internasional yang bertujuan membatasi program nuklir Iran awal tahun ini dan memberlakukan kembali sanksi perdagangan.

Washington mengatakan akan ada konsekuensi bagi negara-negara yang tidak menghormati sanksi.

Baghdad berada dalam posisi yang sulit. Irak mengimpor pasokan penting dari sekutu Iran tetapi sekutu utamanya lainnya adalah Amerika Serikat, yang memberikan bantuan keamanan dan pelatihan.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads