TOPIK TERPOPULER

Pengamen di Gowa Diamankan Gara-gara Menulis 'Polisi Juga Saya Makan' di FB

Herni Amir
Pengamen di Gowa Diamankan Gara-gara Menulis Polisi Juga Saya Makan di FB
Aparat Polres Gowa membekuk pemuda yang diduga menghina polisi di Facebook. Foto: SINDOnews/Herni Amir

SUNGGUMINASA - Tim Anti Bandit Polres Gowa mengamankan Zainal (24), terduga pelaku yang mengunggah penghinaan terhadap institusi Polri di media sosial Facebook (FB).

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, Zainal memiliki akun bernama Muhammad Cui Harianto. Di akun itu, sempat terunggah kalimat "Jangankan Corona, Polisi Juga Saya Makan".

Baca juga: Lawan Petugas, Montir Pengedar Sabu Ditembak Polisi



"Postingan tersebut dimuat pada bulan April lalu. Setelah itu, postingan tersebut langsung viral dan kemudian warga masyarakat melaporkan postingan ke kepolisian Polres Gowa," ujarnya saat merilis kasus tersebut, Senin (10/8/2020).

Setelah laporan diterima, lanjut AKP M Tambunan, dalam waktu kurang lebih 3 bulan Tim Anti Bandit Polres Gowa melakukan pencarian atau pada Rabu 6 Agustus sekitar pukul 22.00 Wita Zainal diamankan sementara mengamen di pinggir jalan batas kota Gowa Makasar, jalan Sultan Hasanuddin.

"Atas postingannya, Zainal mengakui memosting status tersebut saat dirinya bersama rekan-rekannya minum tuak disaat berada di kabupaten Palopo," ujarnya.

Tambunan juga menambahkan bahwa pelaku tersebut bekerja sebagai pengamen dan belum berkeluarga. Diketahui pelaku adalah salah seorang warga kabupaten Gowa yang biasa menginap di terminal Mallengkeri sebagai anak jalanan.

Baca juga: Pastikan Keamanan, Sat Sabhara Polres Gowa Patroli Blue Light

Karena perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan badan umum dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak Rp450.000.

Di hadapan awak media terduga pelaku memohon maaf kepada seluruh jajaran kepolisian dan masyarakat atas unggahannya. Dia berharap kejadian tersebut tidak kembali terjadi dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial.

"Menyesalka pak. Khilafka mungkin karena sudah minum. Tidak mengulangma lagi," katanya.

Terpisah, Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola berpesan kepada seluruh pengguna medsos agar lebih bijak dalam bermedsos dan mengimbau untuk menyaring lebih dulu konten atau postingan sebelum membagikan ke publik.

"Kejadian ini dapat kita jadikan pembelajaran," tuturnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!