alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tiga Jamaah Haji Makassar Tertunda Pulang Karena Sakit

Syachrul Arsyad
Tiga Jamaah Haji Makassar Tertunda Pulang Karena Sakit
Jemaah haji Kloter I Makassar tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, kemarin. Foto: Muchtamir Zaide/SINDOnews

MAKASSAR - Ratusan jamaah haji asal Kota Makassar yang bergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Makassar akhirnya tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, kemarin. Mereka disambut di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Dari total 455 jamaah kloter 1 yang diberangkatkan pada 17 Juli lalu, tiga orang masih tertunda kepulangannya ke Tanah Air. Penyebabnya, tiba-tiba ada satu jamaah yang dinyatakan sakit dan tidak bisa melakukan penerbangan pulang ke Makassar.

"Alhamdulillah, untuk kloter 1 ini sesungguhnya hampir fullseat. Tapi tiba-tiba ada satu jamaah yang di atas pesawat tiba-tiba sesak napas. Sehingga menurut dokter tidak layak terbang,” kata Kepala Bidang Haji dan Umrah Kementerian Agama Sulsel, Kaswad Sartono, kemarin.



Sementara dua lainnya, lanjut dia, masih punya hubungan keluarga dengan jamaah yang sakit sehingga memutuskan untuk tinggal menemani. Seorang jamaah yang sakit masih mendapat perawatan di Jeddah, Arab Saudi. Nantinya, jamaah haji tersebut akan menyusul pulang ke Indonesia setelah dinyatakan layak untuk terbang.

“Sehingga otomatis tiga seat kosong untuk kloter pertama dengan jumlah total 452 orang. Untuk jumlah jamaah wafat embarkasi Makassar berjumlah 11 orang. Dari seluruh embarkasi Makassar total sekitar 15.861 orang yang diberangkatkan,” jelas Kaswad yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) ini.

Kaswad menuturkan, belum menerima hasil diagnosis jamaah yang sakit tersebut. Hanya saja dia mengatakan, sesak napas itu bisa saja karena kelelahan. Melakukan perjalanan haji dengan waktu yang cukup lama, lanjut dia, bukanlah hal mudah.

Sementara untuk 11 jamaah embarkasi Makassar yang dinyatakan meninggal ditegaskan Kaswad tidak dipulangkan ke tanah air. Proses pemakamannya bakal ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi sekaligus dikebumikan di Tanah Suci.

Kedatangan kloter 1 embarkasi Makassar terbilang telat. Rencananya dijadwalkan tiba 12.55 Wita namun mundur ke pukul 15.45 Wita. Namun demikian, para jamaah baru bisa disambut di Asrama Haji Sudiang sekitar pukul 17.15 Wita.

Kaswad mengaku keterlambatan ini merupakan hal yang wajar. Pasalnya, di semua negara juga memulangkan jamaah kloter 1 secara bersamaan.

Semua jamaah yang pulang pun, tidak seluruhnya datang serentak di Asrama Haji Sudiang. Tiba lebih awal dengan menggunakan mobil ambulans di Asrama Haji Sudiang yakni beberapa jamaah haji yang perlu mendapatkan perawatan kesehatan.

Kepala bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Haji Makassar, Darmawali Handoko mengaku, beberapa jamaah dijemput lebih dahulu di Bandara Sultan Hasanuddin untuk mendapatkan pemeriksaan di Asrama Haji Sudiang. Pasalnya, kondisi kesehatan mereka yang menurun karena kelelahan dalam perjalanan via udara, Arab Saudi-Indonesia.

“Tim kita kan menyediakan tiga ambulans yang stand by. Tim kita juga turun ke bandara. Jadi mereka yang tiba, kita periksa. Bagi yang butuh penanganan lebih lanjut, akan diperiksa segara ke asrama,” ujarnya saat ditemui KORAN SINDO.

Dia mengatakan, mereka yang kondisi kesehatannya menurun memang gejala awal suhu badan yang tinggi. Meski begitu, pada dasarnya para jamaah tersebut masih bisa pulang setelah mendapat penanganan.

"Kita tidak tahu pasti jumlahnya. Yang jelas, yang perlu mendapat oemeriksaan kesehatan, kita bawa ke asrama diperiksa setelah dijemput di bandara," tutur dia.

Penyambutan jamaah haji kloter 1 disambut oleh Penjabat Sekretaris Provinsi Sulsel, Tautoto Tanaranggina bersama Kapolda Sulsel Irjenpol Umar Septiono. Juga ikut menyambut Kepala Biro Kesra Setda Sulsel, Kepala Kemenag Sulsel, hingga anggota Komisi E DPRD Sulsel.

Sementara Kapolda Sulsel, Irjenpol Umar Septono menyampaikan, apresiasinya kepada PPIH Embarkasi Makassar yang telah melaksanakan pemberangkatan hingga memulangkan jamaah dengan baik. Semua kondisi ia nyatakan dalam kondisi baik, aman, dan tidak ada terbengkalai.

"Kami hadir di sini sebagai bentuk apresiasi dan panggilan jiwa untuk melayani masyarakat. Laporan haji juga intens masuk saya terima. Tiap hari masuk laporan ke saya,” ujar dia.

Hari ini, jamaah haji kloter 2 asal Kota Makassar, Tana Toraja, Soppeng, Palopo, dan Toraja Utara dijadwalkan tiba tiba di Indonesia.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook