TOPIK TERPOPULER

Modal Janji Nikah, Mahasiswa Pelayaran Sukses Tipu 2 Perempuan Muda

Faisal Mustafa
Modal Janji Nikah, Mahasiswa Pelayaran Sukses Tipu 2 Perempuan Muda
Arman (25) saat diamankan aparat kepolisian, Rabu (12/8/2020). Arman ditangkap atas laporan tindakan penipuan dan penggelapan terhadap dua orang perempuan. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Dua wanita berinisial S (21) dan A (23) menjadi korban penipuan dan penggelapan oleh seorang pria yang tak lain adalah kekasih mereka, Arman. Pemuda 25 tahun itu diduga mengaku sebagai seorang pelaut untuk menaklukkan hati S dan A, lalu belakangan membawa kabur handphone keduanya.

Arman sebenarnya sudah dilaporkan ke Mapolsek Tamalate, namun tak kunjung ada perkembangan. Kedua korban kemudian meminta bantuan ke petugas Polsek Panakukang untuk menangkap pelaku di salah satu kafe di Kecamatan Panakkukang, Rabu (12/8/2020) sore.

Baca juga: Gondol Motor Ojol, Pecatan TNI Nyaris Tewas Dihakimi Massa



"Pelaku ini dipancing oleh korban untuk ketemuan, nah pas ketemu korban menghubungi Unit Reskrim Polsek Panakkukang lalu kita amankan. Untuk kemudian kami serahkan ke Polsek Tamalate," ucap Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman ditemui di kantornya.

Dijelaskan Iqbal, dari hasil keterangan sementara, pelaku mengiming-imingi para korban untuk dinikahi, namun ternyata hanya modus belaka. Arman juga diketahui masih menjalani pendidikan di Politeknik Pelayaran Barombong.

Baca juga: Intelijen Keimigrasian Ikut Investigasi Kasus Penipuan WNA Iran

"Belum jadi pelaut. Masih mahasiswa pelayaran di Barombong. (Pelaut) Hanya jadi modus untuk memperdaya dua wanita, terus dijanji menikah. Pelaku minta handphone korban ini, katanya akan dikembalikan (dipinjam) tapi sudah itu tidak ada kabar lagi," jelas Iqbal.

Kini Arman diserahkan ke Mapolsek Tamalate guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, mengingat laporan korban dilayangkan di sana. Jika terbukti bersalah pelaut gadungan itu dijerat pasal 378 dan 372 tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!