alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

DPRD Parepare Mediasi Koperasi TKBM dan KRK yang Bersiteru

Darwiaty Dalle
DPRD Parepare Mediasi Koperasi TKBM dan KRK yang Bersiteru
Rapar dengan pendapat yang digelar DPRD Parepare terkait persoalan di Pelabuhan Parepare. Foto: Darwiaty Dalle/SINDOnews

PAREPARE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, turun tangan atas perseteruan antara Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) PT Pelabuhan Indonesia Parepare, dengan sembilan orang Kerja Regu Kerja (KRK) atau yang ramah disebut mandor.

Bahkan, DPRD Parepare menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Rapat Komisi II DPRD Parepare, Senin (3/9/2018).

Ketua Komisi II DPRD Parepare Abdul Salam Latif mengatakan, pertemuan sebagai tindak lanjut laporan sembilan mandor yang di PHK sepihak dan mengadu ke DPRD.

"Kita anggap ini urgent sehingga RDP ikut melibatkan ketua dan para wakil ketua DPRD. Turut kita undang Dinas Tenaga Kerja Parepare, selain perwakilan KSOP, dengan mempertemukan kedua pihak," ujarnya.

Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir mengatakan, dibutuhkan kerjasama yang baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Karena, katanya, pada dasarnya kehadiran koperasi, untuk memperbaiki status, dan supaya kesejahteraan buruh bisa tertolong, bukan justru terbaik.

Menjadi kewajiban bagi pihak-pihak terkait, kata Kaharuddin, melakukan pembinaan terhadap buruh. Pertemuan tersebut, katanya, diharapkan ada solusi.
"Kalaupun ada perubahan sistem dan teknis dapat dilakukan secara perlahan-lahan dan berproses, tanpa harus ada yang merasa dikorbankan," ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Sjam mengatakan, pihaknya mendukung langkah-langkah Ketua Koperasi TKBM untuk melakukan perubahan yang mengarah pada kesejahteraan para buruh. Namum, jelasnya, tidak dilakukan secara ekstrim dan mendadak. Padahal, ujarnya, bisa dilakukan dengan memberikan peringatan yang berujung sanksi.

"Karena ini merupakan penataan maka harus dilakukan secara bersama-sama dan bisa dengan menerapkan aturan atau kesepakatan untuk dilaksanakan. Mudah-mudahan ada solusi, supaya gejolak ini bisa selesai, dan semua bisa kembali bekerja, namun dengan sistem yang lebih baik," terangnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads