alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Tambah Daya Listrik, RSUD Andi Makkasau Gelontorkan Rp4 Miliar

Darwiaty DalleTambah Daya Listrik, RSUD Andi Makkasau Gelontorkan Rp4 Miliar
Plt RSUD Andi Makkasau Reny Anggraeni. Foto : Darwiaty Dalle/SINDOnews

PAREPARE - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, menggelontorkan anggaran hingga Rp4 miliar untuk penambahan daya listrik yang mencakup seluruh bidang pada rumah sakit rujukan itu.

Selain menambahan daya yang mencakup peremajaan instalasi, juga dilakukan pengadaan genset untuk mengantisipasi ketika sewaktu-waktu listrik padam.

Hal itu dikemukakan Plt Direktur RSUD Andi Makkasau Reny Anggraeni Sari saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya. Dia mengatakan, untuk penambahan daya dan peremajaan instalasi secara keseluruhan, dianggarkan sebesar Rp1,9 miliar.
"Peremajaan instalasi listrik kita lakukan secara keseluruhan. Sudah waktunya kita lakukan karena sejak tahun 1986 hingga sekarang, belum pernah dilakukan perbaikan instalasi," paparnya Minggu, (19/11/2017).

Sementara untuk pengadaan genset, kata Reny, managemen rumah sakit bertipe B tersebut menganggarkan dana sebesar Rp1,15 miliar. Pengadaan genset berdaya 500 kilovolt ampere (kVA) didalamnya sudah termasuk pembangunan rumah genset sebagai pengamanan.

"Genset lama yang dimiliki rumah sakit hanya berkapasitas 250 kVA. Dengan penambahan genset yang berkapasitas lebih besar, nantinya sudah bisa mencover seluruh kebutuhan listrik rumah sakit pada saat terjadi pemadaman," ujarnya.

Terpisah, PPK penambahan daya dan instalasi listrik RSUD Andi Makkasau Irfan menjabarkan, saat ini daya listrik yang dimiliki rumah sakit rujukan tersebut hanya 250 kVA. Pada proyek penambahan daya, dilakukan up hingga 690 kVA.
Termasuk, kata dia, pengadaan travo berkapasitas 1.250 kVA dari sebelumnya yang hanya 250 kVA.

Perkembangan rumah sakit yang dibarengi dengan peningkatan peralatan medis yang pemanfaatanya hampir seluruhnya bergantung pada listrik, mengharuskan pihak managemen melakukan pembenahan pada fasilitas daya listrik.

Hal itu, kata dia, untuk menunjang pelayanan bagi masyarakat pasien selama menjalani rawat inap di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

"Dengan dilakukannya penambahan daya listrik, ke depan seluruh alat medis yang membutuhkan tenaga listrik bisa digunakan lebih maksimal. Hal itu tentu saja akan berdampak positif pada peningkatan pelayanan bagi masyarakat," tandasnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads