alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Ilmuwan Khawatirkan Peretas Ambil Alih Kendali Mobil

Kurniawan Eka MulyanaIlmuwan Khawatirkan Peretas Ambil Alih Kendali Mobil
Mobil modern disebut menjadi pintu masuk untuk peretas, karena setiap mobil produksi 2005 ke atas diyakini dapat dikendalikan jarak jauh oleh peretas. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

NEW YORK - Mobil modern disebut menjadi pintu masuk untuk peretas, karena setiap mobil produksi 2005 ke atas diyakini dapat dikendalikan jarak jauh oleh peretas.

Seorang ilmuwan komputer New York University, Justin Cappos, mengatakan kematian tak terelakkan dalam lima tahun, jika pembuat mobil tidak memperbaiki kerentanan teknologi.

Dikutip dari The Times, menurut Cappos, beberapa mobil yang diproduksi sejak tahun 2000 juga berisiko. Hacker sudah bisa menyebabkan kecelakaan tanpa diketahui oleh pihak berwenang, karena tidak ada yang mencari bukti.

Profesor tersebut mengatakan bahwa banyak nyawa beresiko dan kerentanan mobil harus menjadi isu keamanan nasional yang "mendesak".

"Jika ada perang atau eskalasi dengan sebuah negara dengan kemampuan cybercapability yang kuat, saya akan sangat takut dengan hacking kendaraan," katanya.

Ia meyakini, begitu hacker bisa masuk, ia dapat mengirim pesan ke rem dan mematikan power steering serta menguncikan orang di mobil, Mereka bisa melakukan hal lain yang tidak diinginkan.

Ada sekitar sembilan juta mobil yang terhubung dengan wifi di jalan-jalan Inggris. Sebagian besar memiliki antara 50 dan 100 unit kontrol elektronik - komputer kecil yang mengendalikan satu atau lebih sistem, seperti power steering atau rem. Perangkat ini saling mengirim pesan namun ada sedikit keamanan di antara keduanya.

"Begitu Anda berada di jaringan, Anda dapat berkomunikasi dengan perangkat apa pun sehingga Anda bisa mengirim pesan untuk memutar rem," kata Profesor Cappos. "Komponen di mobil tidak pandai memahami dari mana pesan berasal dan apakah itu asli."

Kemudahan yang bisa dihack mobil diilustrasikan tahun lalu, ketika dua peneliti mengambil kendali rem, kemudi dan transmisi Jeep saat berada di jalan.

Survei Populus yang dilakukan oleh Comparethemarket.com menemukan bahwa hampir 60 persen orang tidak yakin bahwa mobil modern aman dari serangan cyber. Dua pertiga berpendapat pembuat mobil harus berbuat lebih banyak untuk melindungi kendaraan dari para hacker.

Terlepas dari persepsi bahwa bahaya sebenarnya dari hacking adalah untuk mobil tanpa sopir, Profesor Cappos mengatakan bahwa mereka akan lebih aman daripada kendaraan tradisional karena perlindungan seperti pengereman otomatis akan dilakukan.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads