alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bertambah, Korban Tewas Akibat Tower Ambruk di Bone

Supriadi Ibrahim
Bertambah, Korban Tewas Akibat Tower Ambruk di Bone
Mahasiswa Pencinta Alam STKIP Muhammadiyah Bone, Safrijal, dikabarkan meninggal saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Bone. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

WATAMPONE - Mahasiswa Pencinta Alam STKIP Muhammadiyah Bone, Safrijal, dikabarkan meninggal saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Bone.

Kabar tersebut dibenarkan humas Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Bone saat di hubungi melalui via selulernya, Selasa (11/9/2018) malam.

"Iya benar, korban meninggal ini namanya Safrijal, luka yang dialami dari hasil pemeriksaan dokter, terdapat luka kaki kanan patah, tulang belakang patah serta luka dibagian mukanya. Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga," jelas Ramli kepada Sindonews.com.



Kematian Safrijal menambah jumlah korban tewas akibat robohnya tower setinggi 30 meter, yang terletak di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Jeppe'e, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

Diberitakan sebelumnya, tiga mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pencinta Alam STKIP Muhammadiyah Bone, terjatuh dari tower setinggi kurang lebih 30 meter. Akibatnya satu orang meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit.

Mahasiswa yang meninggal saat perjalanan ke rumah sakit itu yakni Muhammad Akbar warga Kelurahan Pappolo Kecamatan Awangpone,

Sementara satu orang rekannya yang bernama, Rahmatu Nair masih dalam kondisi kritis dan rencana akan dirujuk ke rumah sakit yang diberada di kota Makassar, tadi malam.

Ketiganya memanjat tower yang diperkirakan setinggi kurang lebih 30 meter itu bermaksud menurunkan tower itu karena menghalangi pembangunan masjid.

Saat berada di atas tower, mereka mulai menurunkan ujung tower menggunakan bambu muda. Tiba-tiba bambu yang digunakan sebagai penahan patah. Akbibatnya ketiganya terhempas ke tanah bersama tiang pijakannya dan tower yang berusia tua itu ambruk.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads