alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Wali Kota Makassar Dukung Pengungkapan Kasus Fee 30%

Vivi Riski Indriani
Wali Kota Makassar Dukung Pengungkapan Kasus Fee 30%
WALI KOTA MAKASSAR. Moh Ramdhan Pomanto mendukung pengungkapan kasus pemotongan anggaran 30 persen. Foto : Istimewa

MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto mendukung upaya pengungkapan kasus pemotongan anggaran fee 30% kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kecamatan se-Kota Makassar.

Dirinya bahkan mengaku akan membuka seluas-luasnya soal kasus tersebut. "Transparansi menjadi hal yang baik melihat baik buruknya sebuah peristiwa, termasuk dalam kasus fee 30% itu. Saya mendukung penuh penegakan hukum di kepolisian," ujarnya, Kamis (13/09/2018).

Pada pengungkapan kasus yang saat ini tengah ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri, mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Makassar, Erwin S Haija telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, Pakar Keuangan Negara asal Universitas Patria Artha, Bastian Lubis menduga jika aliran dana tersebut tidak menutup kemungkinan mengalir ke oknum DPRD Makassar.

Hanya saja, kata dia, dugaan tersebut harus membutuhkan bukti data yang kuat oleh penyidik Bareskrim Polri.

"Ini sebenarnya samaji modusnya karena saya lihat umumnya saya duga, untuk menggolkan APBD Pokok atau APBD Perubahan biasanya disitu banyak negoisasi-negoisasi yang dilaksanakan eksekutif dan legislatif," ujarnya.

"Ini tidak menutup kemungkinan saya duga dana-dana itu dipakai oleh oknum camat, bisa juga disalurkan ke anggota dewan. Nah, sekarang yang jadi permasalahnnya itu kalau misalnya anggota dewan bilang saya berikan ke A, B atau C (misalnya), si pemberi ini harus membuktikan tanda bukti tanda terimanya, atau seminimal mungkin dia bilang waktu saya berikan ada saksinya. Saksi itu juga kalau di pidana korupsi harus dilihat dulu apakah uang dari 30% atau uang diluar," sambung Bastian Lubis.

Baca juga : ACC Minta Bareskrim Telusuri Aliran Dana Kasus Fee 30%



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads