alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Pengamat : Juku Eja Harus Cari Strategi Kejutan

Muhaimin
Pengamat : Juku Eja Harus Cari Strategi Kejutan
PSM dirundung persoalan. Mereka harus segera melakukan pembenahan. Foto : Istimewa

MAKASSAR - PSM dirundung persoalan. Mereka harus segera melakukan pembenahan. Juku Eja seolah sudah lupa akan cara meraih kemenangan.

Itu terbukti dari lima laga terakhir yang dilakoni. PSM tak pernah berhasil mengamankan tiga poin. Sekali kalah dan empat kali imbang. Parahnya, dua laga diantaranya digelar di kandang sendiri.

Imbasnya, PSM tercecer dari papan atas. Posisi Juku Eja terjun ke peringkat ketujuh klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 32 poin. Selisih enam poin dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen.

Pengamat sepak bola, Abdi Tunggal mengungkapkan bahwa hasil minor tersebut tak lepas dari permainan PSM yang monoton. Mengandalkan serangan dari sisi sayap dan umpan-umpan lambung.

Sehingga, calon lawan mudah membaca permainan M Rahmat dkk. Menurutnya, tim pelatih harus berpikir ekstra keras untuk mencari inovasi dalam hal strategi baru yang berbeda dengan permainan sebelumnya.

"Kebanyakan umpan lambung dan mengandalkan kecepatan. Meskipun memang itu kelebihan PSM, tapi harus juga dilihat kapan diterapkan. Saya rasa, kita harus cari alternatif lain atau cari strategi kejutan," ungkapnya kepada SINDOnews, Minggu (16/09/2018).

Perkataan eks penasehat PSM ini nampaknya bukan asal bicara. Sebab dalam laga sebelumnya kontra PS Barito Putera (13/09) lalu, Juku Eja lebih banyak mengandalkan serangan dari sisi sayap. Namun tidak produktif.

Dari catatan SINDOnews, PSM melancarkan delapan umpan silang di babak pertama, tiga akurat dan lima tidak tepat sasaran. Serta 15 krosing pada babak kedua, lima akurat dan 10 umpan tidak tepat sasaran.

"Kenapa tidak coba dengan umpan-umpan tusukan. Di mana, pemain yang menjadi target man itu muncul. Agar sebagai alternatif kalau serangan melalui bola krosing itu sudah buntu," katanya.

Senada, mantan pelatih PSM, Syamsuddin Umar menilai bahwa lini depan Juku Eja kurang kreasi. Hal itu yang menyebabkan permainan Rasyid Bakrie dkk menjadi monoton.

"Setiap pertandingan memang harus dilakukan evaluasi. Saat ini, PSM kurang soal variasi serangan. Harus ada kreasi lain, jangan serangan sayap terus, kemudian untuk krosing terus," pungkasnya.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads