alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tatap Pemilu, Partai Berkarya Belajar dari Fenomena Kolom Kosong

Luqman Zainuddin
Tatap Pemilu, Partai Berkarya Belajar dari Fenomena Kolom Kosong
Sekjen DPP Partai Berkarya, Sumarni Kamaruddin (kanan). Foto: Luqman Zainuddin/SINDOnews

MAKASSAR - Partai Berkarya optimistis bisa meraih hasil maksimal pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Sejumlah variabel membuat partai baru ini percaya diri menantang partai-partai lama.

Wakil Sekretaris Jendral DPP Berkarya, Sumarni Kamaruddin menyebutkan, jika variabel-variabel tersebut salah satunya adalah perubahan kecenderungan pemilih di daerah-daerah berkembang. Hal itu tercermin jelas pada Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 27 Juni lalu.

Dimana saat itu, kolom kosong berhasil meraih suara dominan dari pasangan calon (Paslon) tunggal. Jika berkaca pada pengalaman demokrasi Indonesia, menurut Sumarni, yang seharusnya terjadi justeru sebaliknya.



"Berkarya melihat, sudah banyak berubah, seperti Makassar. Masyarakat sadar dalam memilih, bukan melihat siapa orangnya, bukan keluarganya. Masa nepotisme sudah lewat. Bisa dilihat dari kolom kosong, tidak ada keluarganya, tidak ada serangan fajarnya, tapi bisa menang," terang Sumarni di Jalan Gunung Merapi, Makassar, Selasa (18/09//2018).

Sementara itu, Ketua DPW Berkarya Sulsel, Patabai Pabokori menerangkan, jika pihaknya tak akan mau kalah menghadapi partai-partai lama. Eks bupati Bulukumba itu menyebut, bahwa para calegnya akan saling mendukung satu sama lain.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook