alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

PSM Geser Posisi Bhayangkara FC Usai Kalahkan PS Tira

Muhaimin
PSM Geser Posisi Bhayangkara FC Usai Kalahkan PS Tira
Selebrasi Ferdinand Sinaga usai mencetak gol ke gawang PS Tira di menit 84. Sekaligus gol penentu kemenangan PSM Makassar di laga lanjutan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (19/09/2018). Foto : Istimewa

MAKASSAR - Pada laga lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-22, PSM Makassar berhasil merebut poin penuh usai mengalahkan PS Tira (1-2) di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (19/09/2018) malam tadi.

Raihan tiga poin itu mengantarkan skuad Juku Eka ke posisi lima klasemen sementara mengemas 35 poin menggeser posisi Bhayangkara FC yang turun satu peringkat. PSM Makassar unggul head to head, meski pun keduanya memiliki poin yang sama.

Kemenangan ini pula membuat PSM memangkas jarak poin dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen sementara. Dimana, anak asuh Robert Alberts ini memiliki selisih enam poin dari Pangeran Biru, dan satu poin dari Bali United, Madura United, dan Persija Jakarta yang juga berada di posisi lima besar.

Pada laga kontra PS Tira, PSM sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol penalti dari Aleksander Rakic di penghujung babak pertama, PSM berhasil comeback pada babak kedua. Gol penyama kedudukan dari Wiljan Pluim menit (73) dan sundulan kemenangan Ferdinand Sinaga (84).

Wiljan Pluim mengakui bahwa permainannya bersama rekan-rekannya di babak pertama memang kurang solid. Kurang konsentrasi dan terburu-buru.

“Di babak pertama, kita memang tidak mungkin memenangkan pertandingan tersebut. Saya kira, itu adalah 45 menit terburuk yang kami jalani sejauh ini,” ungkapnya.

Akibatnya Reva melakukan kesalahan dengan melanggar pemain tuan rumah di kotak terlarang. Sehingga, gol pun tercipta untuk keunggulan PS Tira.

“Namun pada babak kedua, kita bermain berbeda. Kita banyak memberikan tekanan. Dan kita memang layak mencetak gol,” ujar pemilik nomor punggung 80 ini.

Pada babak kedua, PSM memang lebih gencar melakukan serangan. Tercatat, sebanyak 10 umpan krosing yang diluncurkan. Dibansing babak pertama yang hanya delapan umpan lambung.

Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts mengaku tak punya rahasia atas permainan militan anak asuhnya pada babak kedua. Menurutnya, kondisi tersebut lazim dalam dunia sepak bola.

“Tidak ada rahasianya. Ini semua berkat kerja keras pemain. Juga tidak ada pressure (tekanan) tambahan (yang saya lakukan) kepada pemain,” pungkasnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads