alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Dewan Pertimbangkan Usulan Pembentukan TP2D Sulsel

Hasdinar Burhan
Dewan Pertimbangkan Usulan Pembentukan TP2D Sulsel
Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem. Foto : Dok/SINDOnews

MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel mempertimbangkan ulang usulan pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Sulsel karena dianggap melampaui fungsi teknis Organisasi Perangkat Daerah (ODP).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah diketahui telah meneken surat keputusan (SK) TP2D yang beranggotakan 44 orang. Nantinya berkantor di Kantor Gubernur Sulsel.

Menurut Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem, TP2D tidak boleh mencampuri urusan teknis seluruh kegiatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang sedianya juga merupakan kewenangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kan sering terjadi, banyak keinginan-keinginan mengendalikan dari luar, yang konyolnya justeru penyelenggaranya yang harus bertanggung jawab," katanya, Jumat (21/09/2018).

Bahkan Roem mengkhawatirkan kehadiran TP2D jangan sampai menjadi pemutus mata rantai birokrasi. Untuk itu, politisi senior Partai Golkar ini berharap agar TP2D bisa sinkron dengan kinerja semua OPD.

"OPD kan telah memiliki tenaga ahli. Kalau tidak sinkron pasti mata rantai birokrasi menjadi semakin panjang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Divisi (Kadiv) Kampanye dan Perluasan Jaringan PBHI Wilayah Sulsel, Mualimunsyah menilai pembentukan tim TP2D Sulsel membuktikan jika Nurdin Abdullah bersama wakilnya Andi Sudirman Sulaiman tidak cukup siap mengelola Sulsel.

"Ini salah satu bukti kalau Prof Andalan tidak cukup siap mengelola provinsi ini. Pembentukan tim itu menunjukkan Pemprov lempar batu sembunyi tangan," tuturnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads