alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pendapatan Daerah Capai 47,18%, Nurdin Abdullah: Sesuai Harapan

Hasdinar Burhan
Pendapatan Daerah Capai 47,18%, Nurdin Abdullah: Sesuai Harapan
NURDIN ABDULLAH. Pendapatan daerah Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mencapai 47,18% pada Juni 2018 disebut sesuai harapan dan target semester pertama 2018. Foto: Dok/SINDOnews

MAKASSAR -  

Pendapatan daerah Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mencapai 47,18% pada Juni 2018 disebut sesuai harapan dan target semester pertama 2018.

Pernyataan itu disampaikan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah terhadap Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sulsel atas APBD Perubahan 2018 di Ruang Rapat Paripurna, Jumat (21/9/2018).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel optimis bisa mencapai target pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018.

“Pendapatan daerah sampai bulan Juni 2018 baru mencapai 47,18 persen, target sampai dengan semester satu masih sesuai dengan yang diharapkan,” jelasnya saat menyampaikan jawabannya. 

Nurdin menjelaskan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) dipengaruhi oleh faktor potensi pajak daerah yang memang masih rendah pada semester satu. Namun, berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, pajak daerah meningkat di semester kedua. 

Sementara, di sektor retribusi, ia akui mengalami kendala karena perubahan kelembagaan beberapa objek pajak yang mengakibatkan terganggunya pelayanan sehingga berdampak pada penerimaan retribusi. 

Selanjutnya, pada penerimaan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dipengaruhi oleh tidak tercapainya target penerimaan deviden dari Bank Sulselbar. Akibatnya, target hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mengalami penurunan sebesar Rp33,219 Miliar lebih. “Hal itu terjadi karena realisasi anggaran tahun 2017 menunjukkan tren yang lebih baik,” katanya. 

Dikeahui, pada R-APBD Perubahan 2018, Pendapatan Daerah dengan target Rp9,538 triliun lebih. Apabila dibandingkan dengan APBD Pokok 2018 yang sebesar Rp 9,482 triliun lebih pendapatan ini meningkat sebesar Rp 56,3 Miliar lebih atau 0,59 persen.

Peningkatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah yaitu sebesar Rp 56,6 Miliar lebih atau 1,45 persen, dimana pada APBD Pokok ditargetkan sebesar Rp3,917 triliun lebih menjadi Rp 3,974 Triliun lebih pada APBD Perubahan yang bersumber dari Pajak Daerah dan Lain-lain PAD Yang Sah. 

Adapun Dana Transfer dari pemerintah pusat tidak mengalami perubahan, sedangkan Pendapatan Lain-Lai Yang Sah mengalami penurunan sebesar Rp283 Juta lebih atau 0,86 persen.

Sehari sebelumnya, Kamis (19/9), sejumlah fraksi menyoroti pendapatan daerah. Salah satunya dari Fraksi Partai Gerindra yang diwakili oleh Firmina Tallu Lembang. Dalam pemandangannya, ia mempertanyakan komponen pendapatan lain-lain yang sah mengalami penurunan. “Apa penyebab sehingga mengalami penurunan? Mohon penjelasannya,” ungkapnya. 



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads