alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Menkominfo Siapkan Mahasiswa Vokasi di Kampus Unhas

Hasdinar Burhan
Menkominfo Siapkan Mahasiswa Vokasi di Kampus Unhas
Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara menghadiri rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ke-62. Foto : Istimewa

MAKASSAR - Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara menghadiri rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ke-62, di Aula Prof Amiruddin, Kampus Unhas, Makassar, Sabtu (22/09/2018).

Dalam orasi ilmiahnya, dia memaparkan tentang rencana pemerintah untuk mempersiapkan tenaga siap pakai dalam bidang informasi dan telekomunikasi. Caranya adalah dengan mengembangkan pendidikan vokasional.

"Kita akan menyiapkan 20.000 tenaga siap pakai dalam bidang IT. Untuk itu, Kemenkominfo akan bermitra dengan 20 perguruan tinggi, termasuk Unhas. Tahun ini akan segera kita laksanakan di 5 perguruan tinggi sebagai percontohan," paparnya.

Pada kesempatan ini, Rudiantara menyampaikan orasi ilmiahnya selama satu jam yang diakhiri sesi tanya jawab kepada 10 mahasiswa dari berbagai fakultas mengajukan beragam pertanyaan.

Dia yang merupakan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran Bandung sebelumnya juga menjelaskan tentang perkembangan revolusi industri dewasa ini.

"Kita sekarang telah berada di era industri 4.0 yang ditandai dengan kemajuan pemanfaatan internet dan telekomunikasi yang semakin masif. Fenomena ini mengharuskan kita untuk melakukan adaptasi dalam cara kita berbisnis dan dalam kehidupan sehari-hari," kata Rudiantara.

Industri 4.0 membuka banyak peluang baru. Bahkan, tanpa disadari peluang-peluang tersebut justru menjawab berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

"Contohnya taksi online, yang sekarang memiliki banyak layanan. Ini bukan saja menjawab peluang bisnis, tapi juga memiliki nilai lebih. Menurut saya, bisnis ala taksi online itu adalah bisnis yang paling mendekati syariah. Ada kejelasan akad di depan. Pengguna taksi dulu tidak mengetahui berapa biaya yang akan dia bayar jika sudah tiba di tujuan. Sementara dengan taksi online, pengguna jasa tahu berapa biayanya sebelum jalan. Ini adalah model akad dalam bisnis syariah," papar Rudiantara.

Menghadapi era industri 4.0 ini, kata Rudiantara, mahasiswa harus berani berpikir out of the box. "Bahkan, kalau perlu berpikir no box. Setiap mahasiswa harus mau berpikir inovatif. Itu berarti bukan hanya berpikir dalam bidang ilmunya saja," lanjut Rudiantara.



(bds)

Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads