alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Tak Setor LADK, Caleg Hanura dan Golkar Terancam Didiskualifikasi

Luqman Zainuddin
Tak Setor LADK, Caleg Hanura dan Golkar Terancam Didiskualifikasi
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Batas akhir penyetoran laporan awal dana kampanye (LADK) telah berakhir Minggu (23/09/2018) tepat pada pukul 18.00 WITA. Di Kota Palopo, ada dua partai politik (parpol) yang belum menyerahkan LADK ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni Hanura dan Golkar.

Untuk itu, puluhan calon anggota legislatif (caleg) kedua partai tersebut terancam didiskualifikasi.

"Informasi yang kami dapat sampai saat ini ada partai politik yang belum masuk LADK-nya di kabupaten/kota, yakni Golkar dan Hanura di Palopo," ungkap Komisioner KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi, saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, malam tadi.

Sesuai dengan undang-undang 7/2017 Tentang Pemilu, kata dia, partai yang melaporkan LADK-nya lewat dari waktu yang sudah ditetapkan akan didiskualifikasi.

"Terakhir (penyetoran) jam 18.00 WITA, kalau lewat, (Caleg) didiskualifikasi istilahnya disitu, semua (Caleg) di wilayah yang ada di situ (Palopo)," terang Jurdi.

Selain Palopo, di Kabupaten Bantaeng juga ada satu Parpol yang terlambat melaporkan LADK-nya. Partai tersebut adalah PDI Perjuangan.

"PDI Perjuangan belum masuk laporannya sampai pukul 18.30 tadi (kemarin malam). Tapi, KPU Bantaeng belum pleno, jadi kita tunggu saja, karena masih laporan lisan," sambung Komisioner KPU Sulsel lainnya, Uslimin.

Meski terdiskualifikasi, lanjut Uslimin, para caleg bisa mencari keadilan melalui sengketa di Bawaslu.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads