alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Terkait Gugatan PBB, Hari Ini Bawaslu Mediasi dengan KPU Sulsel

Luqman Zainuddin
Terkait Gugatan PBB, Hari Ini Bawaslu Mediasi dengan KPU Sulsel
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel menjadwalkan sidang permohonan sengketa yang diajukan DPW PBB Sulsel terhadap KPU Sulsel, hari ini, Senin (1/10/2018). Foto: Istimewa

MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel menjadwalkan sidang permohonan sengketa yang diajukan DPW PBB Sulsel terhadap KPU Sulsel, hari ini, Senin (1/10/2018). Sidang tersebut masih dalam tahap mediasi.

Diketahui, permohonan sengketa tersebut diajukan DPW PBB Sulsel setelah salah seorang bakal calon anggota legislatif (bacaleg) mereka ditetapkan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Sulsel. Bacaleg tersebut adalah Abdul Kadir.

"Besok (hari ini) akan kami sidangkan pada proses mediasi. Jadi, para pihak akan berunding, membuat kesepakatan. Bawaslu hanya memediasi saja. Kita, mediator secara pasif," terang komisioner divisi penyelesaian sengketa Bawaslu Sulsel Asradi saat dikonfirmasi lewat sambungan selulernya, Minggu (30/9/2018).



Jika mediasi yang akan dilakukan dalam sidang tertutup tersebut kedua pihak tidak mencapai kesepakatan, maka Bawaslu akan melanjutkan pada sidang ajudikasi.

Dalam sidang ajudikasi, sambung Asradi, Bawaslu lah yang akan mengambil keputusan. Apakah akan mengabulkan permohonan PBB Sulsel atau malah sependapat dengan KPU. Keputusan itu dibikin dengan melihat fakta-fakta persidangan seperti bukti dan keterangan saksi-saksi.

"Ada pertimbangan hukum, berdasarkan PKPU, Bawaslu, UU, dan keterengan termohon - pemohon. Termasuk pengetahuan hakim. Kalau di pengadilan kan, keyakinan hakim, tapi di Bawaslu, adalah pengetahuan hakim," sambung Asradi.

Sebelumnya, Abdul Kadir yang merupakan Bacaleg DPRD Sulsel Dapil IX ditetapkan TMS karena dinilai masih berstatus sebagai kader Hanura. Sementara, dalam aturan hal yang seperti itu dilarang.

"Bersangkutan tidak menyetor surat pengunduran dirinya, karena dia adalah kader paryai lain yang maju lewat partai lain," terang komisioner divisi penyelenggaraan Pemilu KPU Sulsel Fatmawati saat itu.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook