alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kotak dan Bilik Suara Pemilu 2019 akan Berbahan Kardus

Luqman Zainuddin
Kotak dan Bilik Suara Pemilu 2019 akan Berbahan Kardus
Komisioner Divisi Logistik KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi. Foto : Luqman Zainuddin/SINDOnews

MAKASSAR - Jika Pilkada serentak lalu, kotak dan bilik suara berbahan dasar aluminium, maka Pemilu 2019 akan berbahan kardus. Komisioner divisi logistik KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi menuturkan kebijakan bahan dasar itu, ditetapkan oleh KPU RI.

"Yang sudah diproses itu bilik dan kotak suara yang sudah jalan. Bahannya terbuat dari kardus. Menurut kebijakan KPU RI, bilik dan kotak suara ini hanya satu kali pakai. Ini juga hemat Rp600 miliar lebih," terang Syarifuddin kepada SINDOnews, Senin (01/10/2018).

Saat ini, kata Syarifuddin, KPU Sulsel meminta jajarannya agar memastikan gudang mereka tidak lembab, anti rayap, serta anti bocor. Mengingat bahan baku logistik mudah rusak. Lalu, setelah proses produksi, logistik itu akan langsung didistribusikan ke daerah.



"Yang akan mendistribusikan nanti, adalah KPU RI berdasarkan jumlah data TPS (tempat pemungutan suara) yang kita kirimkan. (Jumlahnya) Sudah teridentifikasi saat DPTHP (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan)," tambahnya.

Sementara logistik kotak dan bilik suara pada Pilkada 2018 lalu, yang terbuat dari aluminium akan dilelang. Hanya saja, KPU Sulsel saat ini, kata Syarifuddin, sedang meminta payung hukum dari KPU RI. Lantaran, keinginan mereka untuk mempertahankan logistik lama itu pada Pemilu 2019 mendatang.

Kebijakan itu hanya dilakukan khusus di daerah-daerah seperti Selayar, Pangkep, Luwu Utara, dan Tana Toraja. Kenapa logistik aluminium disana dipertahankan, sebab jalur distribusi di sana tak seperti daerah lain di Sulsel.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads