alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

APK Caleg Dibolehkan Bersanding dengan Foto Kepala Daerah

Luqman Zainuddin
APK Caleg Dibolehkan Bersanding dengan Foto Kepala Daerah
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Alat Peraga Kampanye (APK) caloh legislatif (caleg) peserta Pemilu 2019 diperbolehkan menyandingkan foto atau gambar kepala daerah, baik itu berupa spanduk atau pun baliho.

Dengan catatan, kepala daerah tersebut merupakan tokoh atau ketua partai caleg itu berasal.

"(Memasang) kepala daerah tidak dilarang. Yang penting, tidak memakai logo kepala daerahnya (atribut pemerintah)," kata Komisioner Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sulsel, Faisal Amir, Senin (01/10/2018).

Sebaliknya, APK caleg tidak diperbolehkan memasang gambar ASN, TNI/Polri, komisaris-direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kepala dan aparat desa. Termasuk, yang tidak berhak memilih, seperti anak-anak.

Lebih lanjut kata Faisal, KPU Sulsel/kota dan kabupaten akan mengakomodir APK dalam jumlah terbatas. Seperti baliho sebanyal 10 lembar dan spanduk 16 lembar.

Peserta Pemilu pun khususnya parpol juga boleh mencetak sampai 5 lembar baliho per desa/kelurahan di kota/kabupaten. Sementara, untuk spanduk batasannya 10 per kabupaten/kota.

Hanya saja, dari sisi desain, ada sedikit perbedaan antara yang dicetak KPU dan peserta Pemilu.

"Kalau yang dicetak KPU, tidak boleh ada (foto) Caleg, kecuali atas nama pengurus partai. Kalau yang dicetak oleh Parpol bisa ada (foto) Calegnya," pungkas eks ketua KPU kabupaten Takalar itu.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sulsel Syaiful Jihad mengingatkan agar peserta pemilu benar-benar memperhatikan aturan terkait APK tersebut. Jika melanggar, Bawaslu bisa meminta pihak terkait untuk menurunkan APK tersebut.

Menurut Syaiful, dalam rapat koordinasi terakhir, KPU-Bawaslu bersepakat, agar APK tak mencantumkan simbol-simbol keagamaan. Misalnya, tulisan basmalah.

"Kami juga sepakat, baliho yang ada tulisan Bismillah, sebaiknya jangan. Jangan sampai itu, jatuh terinjak-injak, atau melempari kotoran yang mungkin bukan itu dimaksud tapi tulisan itu yang kena, itu bisa menyinggung orang," terang dia.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads