alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Di Sidang Agenda Pembuktian, Berkarya Sulsel Hadirkan Saksi Ahli

Luqman Zainuddin
Di Sidang Agenda Pembuktian, Berkarya Sulsel Hadirkan Saksi Ahli
Sidang ajudikasi perdana pemohon DPW Berkarya Sulsel dan termohon KPU Sulsel berlangsung di Sekretariat Bawaslu Sulsel, Makassar Rabu (03/10/2018). Foto: Luqman Zainuddin/SINDOnews

MAKASSAR - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Berkarya Sulsel berencana akan menghadirkan saksi ahli saat sidang ajudikasi pada agenda pembuktian di Sekretariat Bawaslu Sulsel, Kamis (04/10/2018).

Rencana tersebut menyusul salah satu bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Berkarya, Muhlis Matu tak dimasukkan dalam daftar calon tetap (DCT) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Muhlis sendiri diketahui pernah menjalani hukuman penjara atas kasus korupsi.

Saksi ahli diketahui merupakan seorang hukum tata negara.



"Akan kami bicarakan di pengurus wilayah. Kalau dianggap penting, kita hadirkan saksi ahli besok (Kamis) yang berkaitan dengan hukum tata negara. Karena ini soal hak asasi," terang sekretaris DPW Berkarya Sulsel Abdul Rasyid, kemarin.

Saksi ahli itu, kata Rasyid, adalah satu dari sekian opsi bukti yang disiapkan dalam sidang nantinya. Selain saksi ahli, pihaknya juga akan melampirkan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan jika mantan narapidana korupsi boleh mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Bukti-bukti ini, sambung Rasyid, dihadirkan untuk memperkuat gugatan sengketa yang mereka ajukan ke Bawaslu Sulsel. Adapun termohon dalam hal ini adalah KPU Sulsel.

"Bukti-bukti yang menguatkan gugatan kami. Sehingga, dari yang tadinya tidak memenuhi syarat sehingga ditetapkan memenuhi syarat," sambung Rasyid.

Sekadar diketahui, sidang ajudikasi antara pemohon DPW Berkarya Sulsel dan termohon KPU Sulsel sudah dilakukan, Rabu (03/10/2018) dengan agenda jawaban termohon. Adapun jawaban yang disampaikan, salah satunya adalah kronologi Muhlis Matu sampai dicoret dalam daftar ajuan.

"Kita hanya menyampaikan kronologis, apa yang menjadi pegangan KPU dalam melakukan segala tahapan," terang komisioner divisi teknis penyelenggaraan pemilu KPU Sulsel Fatmawati Rahim, kemarin.

Fatmawati sendiri, memberi sinyal, jika Muhlis Matu, bisa dimasukkan dalam DCT, andai keputusan Bawaslu dalam sidang ajudikasi, mengabulkan permohonan DPW Berkarya.

"Itukan menjadi putusan Bawaslu. Kembali kepada penilaian dan keputusan Bawaslu berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan," terang Fatmawati.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook