alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pengungsi Capai 10.503 Orang, Sulsel Siap Bangun 100 Rumah

Syachrul Arsyad
Pengungsi Capai 10.503 Orang, Sulsel Siap Bangun 100 Rumah
PENGUNGSI KORBAN GEMPA. 10.503 pengungsi Sulteng tiba di Makassar, sebanyak 1.609 menumpang KRI 590 Makassar, 539 menggunakan KM Lambelu, serta 8.355 menggunakan pesawat Hercules. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Sebanyak 10.503 pengungsi dari Sulawesi Tengah (Sulteng) telah tiba di Makassar. Sebanyak 1.609 menumpang KRI 590 Makassar, dan sekira 539 orang lainnya menggunakan KM Lambelu, serta 8.355 menggunakan pesawat Hercules.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku sudah siap menjadi tuan rumah yang baik. Apalagi animo semua pihak, baik instansi pemerintah, kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, swasta maupun seluruh lapisan masyarakat cukup tinggi.

"Ini sudah kita atur semua, sama saat penerimaan kita di Lanud, maupun dipelabuhan, yang sehat duluan turun dan yang sakit di atas sudah ditentukan, kalau penyakitnya serius kita langsung evakuasi ke RS Wahidin, yang sedang di RS Pelamonia, Sayang Rakyat dan lainnya," jelas Nurdin ditemui saat penyambutan KRI Makassar yang membawa 1.609 pengungsi.



Nurdin lebih lanjut menerangkan, telah disiapkan 12 rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk merawat seluruh pengungsi yang mengalami trauma, luka maupun sakit. Sementara untuk warga Palu, Sigi maupun Donggala yang tak memiliki kerabat maupun kenalan di Kota Makassar telah disiapkan pusat pengungsian di Asrama Haji.

Namun hingga saat ini diakui mayoritar pengungsi yang masuk Kota Makassar merupakan warga Sulsel, atau memiliki kerabat. Sehingga setelah tiba di pelabuhan maupun lanud, keluarga mereka sudah datang untuk menjemput.

Pihaknya fokus menjamin seluruh pengungsi yang menuju Sulsel mendapat pelayanan memadai, baik kesehatan, makanan maupun tempat tinggal. Namun demikian, penanganan pengungsi tidak hanya perkara yang usai dalam waktu singkat.

"Tidak usah ragu, yang saat ini kita selamatkan saja semua agar terhindar dari trauma, sampai kita layani dengan baik, dijamim logistiknya. Nanti dipikirkan lagi kedepannya," jelas Nurdin.

Salah satu cara yang sudah dirancang Nurdin, yakni menyiapkan anggaran untuk mendirikan 100 rumah tinggal untuk korban. Namun pembangunan rumah hanya dilakukan di atas tanah yang telah jelas statusnya.

Program itu disebutnya hanya ditujukan untuk warga asal Palu, Sigi dan Donggala yang akan kembali ke daerah asalnya, setelah mengungsi di Kota Makassar.

"Pascabencana kita turun lagi bikin rumah. Sulsel sudah siapin, kita bangun 100 rumah namun di atas tanah yang sudah jelas (status)," jelas Nurdin.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook