alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pasca Lakalantas Maut, Kondisi Yahukimo Mulai Kondusif

Kurniawan Eka Mulyana
Pasca Lakalantas Maut, Kondisi Yahukimo Mulai Kondusif
KABID HUMAS POLDA PAPUA. Terkait kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang warga Yakuhimo, dan menyebabkan terjadinya penyerangan, saat ini keamanan di Yakuhimo sudah kondusif. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Terkait kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang warga Yahukimo, dan menyebabkan terjadinya penyerangan, personel Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, yang dihubungi melalui pesan Whatsapp, Senin (8/10/2018), menjelaskan, saat ini kondisi keamanan di Yakuhimo sudah mulai kondusif.

"Sudah mulai kondusif," jelasnya singkat.



Ahmad mengatakan, polisi telah menerima laporan, mendatangi dan melakukan olah TKP, serta meminta keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan para tokoh agar massa tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Mereka juga mengevakuasi para korban ke RSUD Dekai, dan meminta bantuan dari TNI untuk melakukan pengamanan disekitar lokasi kejadian dan melakukan patroli ditempat-tempat yang dianggap rawan.

"Menyiagakan personil, mengirim 2 SST dipimpin Dir Sabhara dan Dir Krimsus Polda Papua, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Polres Yahukimo," jelasnya..

Ahmad memaparkan kronologis kericuhan yang terjadi pada Sabtu (6/10/2018). Kejadian diawali oleh kasus kecelakaan lalu lintas antar sepeda motor yang mengakibatkan korban Sowa Dapla (23) meninggal dunia.

Saat itu menueutnya Sowa Dapla yang masih dalam belajar mengendarai sepeda motor, melaju kencang dari arah Kantor Bupati menuju arah perumahan Eselon 2 Baru.

Dari arah berlawananpengendara motor lainnya, Laores Heluka, melihat Sowa mengendarai sepeda motor berkelok-kelok hingga ke jalur kanan jalan. "Seketika itu saudara Laores menghentikan laju kendaraannya ke tepi, pada saat bersamaan korban yang tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga berbelok ke kanan dan menabrak sepeda motor saudara Laores," lanjutnya.

Sekitar pukul 17.30 Wit keluarga Sowa Dapla yang berjumlah sekitar 20 orang mendatangi Mapolres Yahukimo, untuk bertemu Laores.

Tetapi polisi hanya memberikan kesempatan kepada empat perwakilan dari keluarga korban untuk bertemu Laores, yang saat itu mengamankan diri di dalam ruang tahanan Mapolres Yahukimo.

"Pada pukul 20.16 Wit telah melapor ke Mapolres Yahukimo saudara Welianus Wetipo (23) warga Pasar Lama Dekai bahwa telah terjadi penganiayaan terhadap dirinya (mengalami luka goresan dipunggung sekitar 10 cm akibat sabetan benda tajam) serta kakaknya yang bernama Tinus Wetipo (28) (mengalami Luka terkena panah di dada sebelah kanan) dimana mereka berdua mengendarai sepeda motor melewati Jalan Sosial tiba-tiba diserang masyarakat suku Kimyal yang pada saat itu berada di lokasi kejadian," paparnya.

Pukul 21.00 Wit, seorang warga, John Mirin, melapor ke Mapolres Yahukimo bahwa ada warga yang terluka parah dan membutuhkan evakuasi serta pertolongan.

Mendapat informasi tersebut, sebanyak 16 personil Polres dan Brimob BKO yang dipimpin oleh Kasat Sabhara menuju ke TKP.

Saat bernegosiasi dengan pelaku untuk mengamankan dan memberikan pertolongan terhadap korban luka yang disandera, polisi mendapatkan serangan senjata tajam dari massa suku Kimyal yang mengakibatkan salah satu anggota Polres Yahukimo, Bripda Herman Arab Dolen luka panah di bagian pantat.

Karena massa semakin tidak dapat dikendalikan melakukan penyerangan kepada petugas. Kasat Sabhara memerintahkan personil untuk melakukan tembakan peringatan ke arah atas, yang kemudian diikuti tembakan peringatan arah atas oleh anggota Brimobda Papua.

"Massa sudah melakukan pengepungan menggunakan senjata tajam dan melempari truk dengan batu. Pukul 22.00 Wit, Kapolres Yahukimo dan Kabag Ops bersama beberapa anggota menuju ke RSUD Dekai untuk mengecek para korban di RSUD. Pukul 22.30 Wit, telah tiba di RSUD Dekai, korban meninggal, Rangki Sallah, 23, mengalami luka tembak pada dada samping kiri bawah ketiak," paparnya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif