alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bom Ikan Meledak di Tangan, Satu Nelayan Pangkep Tewas

Muhammad Subhan
Bom Ikan Meledak di Tangan, Satu Nelayan Pangkep Tewas
Satu nelayan tewas akibat bom ikan meledak di tangan. Foto: Ilustrasi

PANGKEP - Dua nelayan Pulau Doang-doangan Caddi, Desa Kanyurang, Kecamatan Kalmas, Kabupaten Pangkep menjadi korban saat mencari ikan menggunakan bahan peledak. Dua warga tersebut, Herman (29) dan Buto (30).

Menurut warga Kalmas, Jamaluddin, keduanya diketahui pergi mencari ikan dengan menggunakan sebuah perahu, Senin sore (8/10/2018). Di tengah lokasi yang mereka yakini sebagai banyak ikan, keduanya pun mempersiapkan bom untuk dilempar.

Namun nahas, saat sumbu sudah dibakar, Buto sebagai eksekutor terlambat melempar campuran bahan peledak dalam botol tersebut. Bom meledak di tangannya. Buto tewas mengenaskan, tangannya putus dan isi perutnya berhamburan keluar.



"Buto tewas di tempat. Kalau Herman luka parah di wajah dan tangannya. Dia masih bisa diajak komunikasi," kata Jamal.

Dahsyatnya ledakan bom yang berbahan amonium nitrat ini juga membuat sejumlah bagian tubuh korban tidak ditemukan.

Jamal yang juga tokoh pemuda pulau, menuturkan, maraknya aktifitas nelayan mencari ikan dengan bahan peledak karena pengawasan yang lemah dari aparat. Ia mengatakan, penggunaan bom oleh nelayan di Pulau Doang-doangan Caddi cukup leluasa karena jarak yang jauh membuat aparat jarang ke pulau ini.

Ia berharap polisi kembali mengaktifkan patroli dan menindak tegas penyalur bahan peledak bagi nelayan di pulau. Ia yakin, jika polisi tegas maka tak ada nelayan yang berani menggunakan bom.

"Kita berharap aparat kepolisian menindak tegas penjual atau penggunanya. Kejadian seperti ini bukan yang pertama tapi kita berharap ini yang terakhir," ucapnya.

Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga saat dikonfirmasi hal ini mengatakan, dirinya sudah memerintahkan kapolsek Kalmas untuk melakukan penyelidikan.

"Kapolsek Kalmas bersama timnya sudah turun untuk pendalaman dan mengumpulkan bahan keterangan," kata Tulus.

Terkait harapan warga agar polisi bersikap tegas, Tulus mengatakan pihaknya sudah menindak beberapa pelaku bom ikan. Namun diakuinya, wilayah kepulauan Pangkep yang cukup luas menjadi salah satu kendala yang menjadi pekerjaan rumah Polres Pangkep.

"Sebagian sudah kita tindak, bahkan kemarin ada yang kita tindak tegas. Jika belum semuanya tertuntaskan utamanya yang di pulau yg jauh. Itu menjadi PR kita,, kita super serius masalah ini," tegasnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook