alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kado Akhir Makassar F8, Danny Kenalkan 10 Investasi Terbaik

Vivi Riski Indriani
Kado Akhir Makassar F8, Danny Kenalkan 10 Investasi Terbaik
Gladi bersih jelang pembukaan event Makassar F8 di Anjungan City of Makassar, Pantai Losari Makassar, Selasa (09/10/2018) malam. Foto : Muchtamir Zaide/SINDOnews

MAKASSAR - Even Makassar International Eight Festival and Forum (F8) 2018 menjadi kado akhir Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto dipersembahkan kepada masyarakat di sisa masa kepemimpinannya bersama wakilnya, Syamsu Rizal.

Pemimpin berlatar belakang konsultan tata ruang ini sedianya akan menanggalkan jabatannya Mei 2019 mendatang. Untuk itu event tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ini menjadi kado terakhir untuknya kepada Kota berjuluk Anging Mammiri ini.

Di agenda pembukaan Makassar F8, Rabu (10/10/2018), Danny Pomanto akan memperkenalkan 10 investasi terbaik di Kota Makassar di hadapan para delegasi 12 negara dan 17 kepala daerah se-Indonesia di pertemuan International and Inter Regional Discussion High Level Forum For Cooporation yang akan berlangsung di Hotel The Rinra, hari ini.



Kesepuluh investasi tersebut, diantaranya :

1. Makassar Sombere' & Smart City Hall.
2. The Master (Terminal, Hotel, Mall, Stadium, Expo & Recreation).
3. Balang Tonjong Lakeside Resort (super block, recreation & water conversation).
4. Tallo River Eco Town.
5. Somba Opu Double Decker City Walk.
6. Sombere' Makassar LRT.
7. Green Parking Garage.
8. Makassar Waste to Energy.
9  City Fiber Optic Network.
10.Integrated City Toll Road.

"Ini saya akan paparkan sebagai kado khusus di akhir masa jabatan saya kepada masyarakat Makassar. Dan ini kita tawarkan ke semua perwakilan negara yang hadir," kata Danny Pomanto.

Menurutnya, sepuluh investasi tersebut merupakan perwujudan dari program pengembangan delapan kota baru yang dijanjikan saat dirinya terpilih bersama wakilnya, Syamsu Rizal, 2014 lalu.

Pengembangan kota baru itu diketahui bagian dari pengembangan kawasan kumuh menjadi pusat bisnis, pendidikan, ekologi, budaya, wisata, olahraga, dan lainnya.

Danny Pomanto menyebutkan, tujuan memperkenalkan 10 investasi itu agar memikat minat para investor. Pasalnya, nilai pembangunan 10 program tersebut hingga mencapai Rp1 triliun.

Misalnya, kata dia, proyek The Master, pemerintah sudah menyiapkan lahan seluas 18 hektar di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Serta Makassar Sombere' & Smart City Hall yang rencananya akan dibangun diatas lahan seluas 3,3 hektar di kawasan Center Poin of Indonesia.

"Yang saya tawarkan kalau kita sudah punya tanah, jadi langsung investasi. Misalnya, The Master kita punya lahan 18 hektar di Untia, silahkan pakai langsung. Jadi tidak ada lagi persoalan pembebasan lahan karena itu makan waktu, lama lagi," ungkapnya.

Dia menjelaskan kerjasama ini nantinya menggunakan skema Kerjasama
Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Waktu pelaksanaannya selama 3 tahun, dan 5 tahun pengembalian modal.

"Skemanya KPBU, modelnya nanti apakah BOT (bangun guna serah)/model
perjanjian atau langsung bagi hasil," singkatnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Kerjasama Antar Lembaga Pemerintahan Kota Makassar, Najiran Syamsuddin, mengatakan bahwa dari sekitar 50 negara yang diundang, hanya 12 negara yang dipastikan akan mengikuti forum tersebut. Mereka diantaranya Filipina, India, Korea, Belanda, Taiwan, Prancis, Amerika Serikat, Belgia, Australia, Jerman, Ceko, dan Singapura.

Sampai batas akhir konfirmasi 25 September, lalu, Najiran mencatat ada lebih dari 20 negara yang akan ikut berpartisipasi dalam forum tersebut. Hanya saja, bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah, membuat beberapa negara lainnya memilih untuk tidak ikut berpartisipasi.

"Awalnya itu bahkan lebih dari 20 negara, tapi melihat perkembangan situasi Palu ada beberapa negara seperti Swiss, Itali, dan Norwegia, mereka itu kebetulan disaat yang bersamaan diperintahkan untuk mengirimkan bantuan ke Palu. Jadi para duta besarnya itu go to Palu, dan pak wali kota mengerti itu," jelas Najiran.

Meski begitu, Najiran tetap berupaya agar beberapa negara yang tidak sempat hadir di forum tersebut bisa tetap meramaikan even Makassar F8, yang digelar hingga 14 Oktober, mendatang.

"Buat mereka (negara) yang cancel datangnya sekarang kita usahakan dia datangnya nanti pas penutupan," ucapnya.

Najiran membeberkan, selain menghadiri forum diskusi, nantinya 26 delegasi dan 17 kepala daerah ini diberikan ruang untuk bisa berdiskusi jika tertarik dengan rencana investasi pemerintah kota.

"Nanti kita berikan ruang kepada untuk berdiskusi, tapi fokus kita juga mereka bisa hadir di welcome diner di CPI dan pembukaan F8," sebutnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads