alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dollar Menguat, HK Metals Utama Genjot Penjualan Ekspor

Koran Sindo
Dollar Menguat, HK Metals Utama Genjot Penjualan Ekspor
Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA - Emiten yang bergerak di bidang industri perdagangan, jasa, pembangunan barang metal, baja dan holo besi, PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) berencana menggenjot penjualan ekspor hingga 40%.

Direktur Keuangan HK Metals Utama, Pratama Girindra mengatakan di tengah depresiasi nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), perseroan tidak merasakan pengaruh yang signifikan. Pasalnya, komponen bahan baku didominasi dari dalam negeri.

"Justru di saat dolar AS cukup menguat, kami menargetkan kontribusi penjualan ekspor akan meningkat hingga 40% pada tahun ini," kata Pratama di Jakarta, kemarin.



Menurut dia, saat ini perseroan telah melakukan ekspor produk alumunium ekstrution dan solar panel ke sejumlah negara di Asia dan Eropa. Di sisi lain, emiten dengan kode HKMU ini telah mengekspor beberapa produk barang jadi seperti pintu, jendela dan gorden ke Amerika Serikat.
 
"Tahun depan kami mengincar Kanada untuk aluminium ekstruction, potensi volumenya itu dikisaran 100-120 ton perbulan termasuk dikirim ke Belanda dan Amerika Serikat," paparnya.

Seperti diketahui, perseroan baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas 1,02 miliar saham melalui harga penawaran sebesar Rp230. Dengan demikian HKMU memperoleh dana segar sekitar Rp235 miliar. Dari perolehan dana tersebut sekitar Rp90 miliar akan digunakan untuk ekspansi pabrik aluminium.

Pratama menjelaskan, perseroan memang berencana menggunakan sebagian besar dana hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) untuk memperbesar kapasitas pabrik aluminium yang merupakan lini anak usaha yaitu PT Handal Aluminium Sukses.

"Kami akan menambah 3-4 unit mesin baru pada pabrik Handal Aluminium Sukses, sehingga fasilitas produksi tersebut dapat mencapai sebesar 1,5 juta ton dari saat ini sebesar 500 ribu ton per tahun," ungkapnya.

Dengan adanya dana IPO yang diperoleh, kata dia, perseroan tidak lagi mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) lain untuk aktivitas usaha. HKMU hanya berencana memperbesar porsi dari lini produksi aluminium untuk memenuhi permintaan pasar.

Sementara itu, Direktur Utama HK Metals Utama, Ngasidjo Achmad menambahkan saat ini perseroan telah memiliki enam anak usaha yang bergerak dibidang manufaktur dan distribusi produk selain baja ringan. Diantaranya alumunium, pipa PVC, ACP, pipa stainless, kloset, dan peralatan rumah tangga lainnya.

"Dengan visi on stop shopping bahan bangunan dan peralatan rumah tangga terbesar di Indonesia, kami ingin memudahkan konsumen dalam memenuhi seluruh kebutuhan material bangunan dan peralatan rumah tangganya," kata dia.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook